Pemkab Gowa Fokuskan Pencegahan Klaster Covid-19 Pada Perayaan Nataru

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni
Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020 di Istana Tamalate Sungguminasa, Senin (21/12).

Gowa, SULSELSEHAT.COM — Pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa berupaya menekan penularan virus corona atau Covid-19. Salah satunya dengan kegiatan Operasi Lilin 2020.

Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni menekankan, agar pelaksanaan Operasi Lilin 2020 ini berfokus pada upaya mencegah terjadinya klaster Nataru. Pasalnya, jika hal ini diabaikan diwaspadai akan menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang semakin besar.

JANGAN LEWATKAN :

“Kita harapkan Operasi Lilin 2020 ini lebih kepada pengawasan aktivitas masyarakat. Misalnya, memberikan edukasi agar masyarakat saat ini tidak merayakan tahun baru dengan acara yang mungkin bisa menimbulkan kerumunan dan penularan Covid-19,” katanya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020 di Istana Tamalate Sungguminasa, Senin (21/12/2020).

BACA:  Tambah Lagi, 9 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Tana Toraja

Apalagi dengan melihat tingkat penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa masih cukup tinggi. Dimana saat ini ada 235 warga Kabupaten Gowa yang terkonfirmasi Covid-19, 172 pasien menjalani perawatan intensif dan 63 pasien menjalani perawatan dengan melakukan isolasi mandiri.

“Kita sangat harapkan tidak terjadi klaster baru penularan Covid-19 di daerah kita. Olehnya, kita harapkan peran seluruh pihak,” ujarnya.

Dirinya berpesan, jika pun masyarakat terpaksa melakukan aktivitas atau kegiatan di luar rumah saat perayaan Nataru. Misalnya karena faktor pekerjaan, kegiatan mendesak atau faktor lainnya, agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.

“Perda yang sudah kita punya tentang wajib masker dan protokol kesehatan harus ditegakkan. Mudah-mudahan dengan kepatuhan kita menerapkan protokol kesehatan kedepan mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa bisa terputus,” harapnya.

BACA:  Akademisi FKM Unhas Harapkan Segera Ada Solusi Untuk Penyakit Non-Covid

Hal lainnya, dirinya juga berharap agar masyarakat bisa meniadakan kegiatan kumpul-kumpul saat perayaan Nataru.

“Sebaiknya kita di rumah saja, saya kira ini jauh lebih aman,” tutupnya.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT