Mulai Pasarkan Produk Eucalyptus Anti Covid-19, Kementan Gandeng Cap Lang

Produk tanaman eucalyptus yang diklaim dapat membunuh virus corona atau Covid-19
Kementrian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menggandeng Cap Lang untuk memproduksi tanaman eucalyptus yang diklaim dapat membunuh virus corona atau Covid-19 secara massal. (Foto: Dok Kementan RI)

Makassar, SULSELSEHAT — Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menggandeng PT Eagle Indo Pharma atau produsen Cap Lang dalam memproduksi tanaman Eucalyptus yang diklaim dapat membunuh virus corona atau Covid-19.

“Kami sudah pihak ketigakan dengan Cap Lang, saat ini sudah di pasarkan di beberapa mini market dan online shop seperti Tokopedia. Harganya pun kami pastikan sangat terjangkau,” kata Kepala Balitbangtan Kemenkes RI Fadjri Djufry saat ditemui di sela-sela mendampingi Mentri Pertanian Syarul Yasin Limpo pada peresmian Polbangtan Gowa, Rabu (29/07/2020) malam kemarin.

JANGAN LEWATKAN :

BACA:  Masih Pandemi Covid-19, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Bioskop Agar Bisa Buka Kembali

Langkah Kementan memproduksi Eucalyptus ini setelah melakukan sejumlah penelitian.

Dimana dalam penelitian tersebut menunjukkan adanya manfaat yang terkandung dalam senyawa aktif 1,8-cineole (eucalyptol) yang dimiliki tanaman eucalyptus dan dinilai efektif sebagai antivirus Covid-19.

“Nama produknya Sari Atsiri Nusantara kita produksi dalam bentuk roll on. Selain di Tokopedia kita juga pasarkan di beberapa Indomaret dan apotik. Sebagai langkah awal Cap Lang memproduksi sekitar 100 ribu pcs untuk dipasarkan,” ujarnya.

Menurut Fadjri, dari hasil penelusuran ilmiah dan riset daya antivirus pada Eucalyptus berupa senyawa aktif cineole, berpotensi membantu pencegahan Covid-19.

“Eucalyptus saat digunakan dapat melegakan saluran pernapasan, menghilangkan nyeri, lendir dan mual,” ujarnya.

BACA:  Kabar Baik! 4 Nakes Pangkep yang Positif Covid-19 Sudah Sembuh

Ia mengaku, formula dari Eucalyptus memiliki bahan aktif yang bisa membunuh Mpro atau enzim pada Covid-19.

Minyak atsiri Eucalyptus yang diproduksi ini juga bisa menjadi antivirus terhadap virus avian influenza (flu burung) subtipe H5N1, gammacorona virus, dan betacoronavirus.

“Penemuan ini berdasarkan hasil uji molecular docking dan uji in vitro di Laboratorium Balitbangtan,” katanya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT