Jelang Pilkada, Puskesmas Diminta jadi Wadah Edukasi Protkes Covid-19

Ilustrasi puskesmas
Ilustrasi puskesmas yang diharapkan dapat menjadi wadah edukasi protokol kesehatan.

Selayar, SULSELSEHAT — Puskesmas di berbagai wilayah dinilai miliki peran penting dalam meningkatkan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat.

Termasuk untuk memberikan pemahaman tentang protokol kesehatan pencegahan virus corona atau Covid-19.

JANGAN LEWATKAN :

Apalagi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang akan berlangsung Desember mendatang, termasuk di Kabupaten Kepulauan Selayar yang menjadi salah satu daerah yang akan melangsungkan pesta demokrasi ini.

“Sebentar lagi akan ada pesta demokrasi di Kabupaten Selayar ini, tentu peran puskesmas di dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat sangat penting,” kata Koordinator Tim Taskforce Kementerian Kesehatan RI dr Pattiselanno Roberth Johan, MARS di Selayar, Sabtu (03/10/2020).

BACA:  Pilkada 2020, IDI Makassar Harap Tidak Sebabkan Klaster Baru Covid-19

Dalam kunjungannya ke Puskesmas Bontomatene, Puskesmas Barugaya dan Puskesmas Benteng, ia mengungkapkan bahwa hal penting yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat terkait 4 M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, dan menghindari kerumunan.

“Jika keempat poin yang ada dalam protokol kesehatan ini dijalankan masyarakat secara disiplin maka dipastikan dapat meminimalisir terjadinya klaster pilkada,” tegasnya.

Lanjutnya, kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas dalam melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) sudah sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 revisi ke-5.

Selain itu, dr Pattiselanno juga menjelaskan, untuk penurunan angka positify rate, puskesmas tidak perlu melakukan screening massal yang tidak tepat sasaran.

BACA:  Rektor Unhas Harap Akademisi dan Peneliti Hasilkan Riset Penanganan Covid-19

Namun, melakukan screening terhadap orang-orang yang memiliki gejala sehingga tepat sasaran, seperti pasien yang menderita ISPA yang banyak ditemukan di puskesmas dan berpotensi terhadap Covid-19.

Pattiselanno menambahkan, saat ini seluruh puskesmas yang telah dikunjungi dinilai telah melakukan penanganan Covid-19 dengan baik.

Hal ini pun diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan kembali, sampai pandemi ini pun berlalu dan khususnya saat menghadapi Pilkada Serentak 2020 nanti.

“Untuk seterusnya, kita berharap teman-teman di puskesmas tetap melakukan edukasi kepada masyarakat agar memperhatikan 4M. Juga melakukan tracing, testing, dan treatment itu betul-betul tepat sasaran,” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar dr Husaini mengatakan, kunjungan ini dapat memberikan masukan dan arahan secara langsung untuk puskesmas, baik dari segi pelayanan hingga kesiapan sarana dan prasarana dalam penanganan Covid-19.

BACA:  Wasapada! Sebagian Besar Pasien Covid-19 Miliki Riwayat Hipertensi

“Kami sangat bersyukur karena bisa bertatap muka langsung oleh tim, boleh dikata monitoring dan evaluasi dari Kementerian Kesehatan secara langsung mengenai program-program yang terkait dengan Covid-19,” katanya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Benteng dr Frenky Wijaya mengatakan, kunjungan Tim Kemenkes RI ini tentunya memberikan motivasi untuk para tenaga kesehatan di puskesmas yang merupakan motor penggerak penanganan Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Ini sangat memberikan energi yang positif, karena mendapatkan support dan apresiasi dari pemerintah pusat untuk kami dapat terus berjuang dalam proses pemutusan mata rantai penularan Covid-19,” tegasnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT