Mudah Stres? Waspada, 6 Penyakit Berikut Mudah Menyerang!

Ilustrasi Orang Stres
Ilustrasi Orang Stres.

SULSELSEHAT – Siapa yang tak pernah mengalami stres? Mungkin tidak ada ya. Setiap orang pasti pernah mengalaminya. Sayangnya, stres berkepanjangan dapat memperburuk kesehatan pada tubuh, sehingga mudah menimbulkan penyakit.

 

Untuk mengurangi stres, yang harus kita lakukan adalah dengan tidak memikirkan sesuatu terlalu mendalam, dan berusaha tetap enjoy dalam menghadapi situasi seburuk apapun.

Nah, berikut adalah sejumlah penyakit yang dipengaruhi oleh stres, dilansir dari Mag for Woman.

1. Nyeri otot

Ketika pikiran sedang stres, kemungkinan besar akan membuat otot-otot tubuh kita tegang. Ini adalah bentuk tindakan refleks otot merespon.

Terkadang ketika kita stres, kepala pusing, nyeri otot bahkan nyeri kronis. Jangan pandang ringan hal tersebut. Selalu antisipasi, dengan tenang namun pasti. Kesehatan harus kita nomor satukan dalam menjalani kehidupan.

2. Asma

Penyakit asma bisa juga diawali dari pikiran yang stres. Saat stres, cara kita bernafas lebih keras dibandingkan biasanya. Dan ini akan lebih cepat menyekram bagi seseorang yang menderita penyakit paru-paru.

Jalur udara antara hidung dan paru-paru menyempit membuat sulit bernapas. Ini juga dapat menyebabkan serangan panik.

3. Penyakit Jantung

Selama stres, hormon stres adrenalin, kortisol, dan noradrenalin dilepaskan dalam tubuh. Ini mengakibatkan peningkatan tiba-tiba pada detak jantung karena banyak darah dipompa sekaligus dan tekanan darah meningkat dengan cepat.

Ketika stres berkepanjangan dan lonjakan berulang dalam tingkat tekanan darah, hal ini sangat berbahaya. Ini dapat menyebabkan penyakit jantung, terutama pada wanita pasca menopause yang memiliki estrogen lebih rendah karena itu lebih rentan terhadap gangguan kardiovaskular.

4. Diabetes

Kortisol dan epinefrin memicu hati untuk menghasilkan lebih banyak glukosa, sehingga memberimu energi untuk mengatasi stres dalam situasi darurat.

Tetapi sebagian besar glukosa ini tidak digunakan karena benar-benar tidak ada yang bisa dilawan atau dihindarkan. Kemudian tubuh menyerap kembali gula darah ini.

Jika kamu mengalami stres berulang-ulang, gula darah tambahan yang dihasilkan bisa berbahaya. Sejauh ini stress berkepanjangan terbukti dapat menyebabkan diabetes tipe 2 pada beberapa orang.

Orang gemuk dan mereka yang rentan terhadap kadar gula darah tinggi akan lebih rentan.

5. Gangguan Pencernaan

Perut terasa mulas dan meningkatnya asam lambung merupakan gangguan pencernaan yang berhubungan dengan makan berlebihan.

Di bawah tekanan stres, kamu cenderung makan lebih banyak dari biasanya. Kamu juga dapat menggunakan tembakau atau alkohol terlalu banyak yang dapat menyebabkan mulas atau refleks.

Selama stres, perut dapat bertindak aneh dan bahkan sensasi sedikit pun di perut diperhatikan oleh otak dan ditekankan. Karena itu, kamu bisa merasakan mual atau sakit di perut.

Gangguan pencernaan adalah masalah utama selama stress, penyerapan nutrisi di usus akan terganggu, buang air besar menjadi tidak teratur dan kamu juga mungkin mengalami diare.

6. Kesehatan Reproduksi

Stres yang berkelanjutan juga dapat memengaruhi siklus menstruasi. Ini dapat menyebabkan sakit pada saat menstruasi dan menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur.

Stres juga dapat menyebabkan gejala pramenstruasi lainnya seperti perubahan suasana hati, kram, retensi cairan dan kembung. Stres yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan berkurangnya libido atau berkurangnya hasrat seksual.

Nah, masih mau stres?

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT