Satgas Covid-19 Akan Turunkan Relawan Perubahan Perilaku di Sulsel

Duta Covid-19 Sulsel
Duta Covid-19 Sulsel saat memberikan sosialisasi bahaya penularan Covid-19 di masyarakat.

Makassar, SULSELSEHAT. COM — Satuan Tugas Covid-19 akan menurunkan sejumlah relawan di Sulawesi Selatan. Relawan tersebut nantinya akan memberikan edukasi terkait perubahan perilaku, salah satunya tentang penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

Relawan yang diturunkan ini akan menyasar tiga kabupaten/kota, masing-masing Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros.

Koordinator Program Psikologi Sub Bidang Medis, Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Covid-19 Endang Mariani mengatakan, tugas relawan nantinya yakni mengedukasi masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19. Sebelum diturunkan, para relawan ini akan diberikan pelatihan terlebih dahulu dengan beberapa materi khusus.

“Jadi nanti para relawan yang akan dilatih mulai dari LO dan para fasilitatornya akan menyebar ke masyarakat untuk membantu mengedukasi dan melakukan sosialisasi secara masif tentang perubahan perilaku sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru,” katanya, Rabu (18/11/2020).

Tugas utama para relawan ini yaitu agar masyarakat dapat tetap bertahan, tidak terpapar dan ‘terkapar’ baik dari sisi kesehatan fisik dan psikologis, ekonomi maupun kehidupan sosial.

Perubahan perilaku dan adaptasi norma dan kebiasaan baru di tengah masyarakat bisa menjadi kunci dalam pencegahan dan penanggulangan pandemi ini.

“Kehidupan bisa tetap berjalan tanpa harus terpenjara dengan ketakutan dan kekhawatiran,” katanya lagi.

Tugas relawan lainnya yakni bagaimana perilaku dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi kebiasaan baru masyarakat saat ini.

Pasalnya sebelum vaksin ditemukan, hal lain yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menekan penularan yakni penerapan 3M, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Lanjut Endang, bahwa pelibatan penyintas menjadi relawan atau yang telah menjadi duta pada Program Wisata Covid-19 Sulsel adalah hal yang menarik.

Sebuah pendekatan yang mungkin belum menjadi fokus perhatian di daerah lain. Para duta ini, dapat menjadi agen-agen perubahan di tengah masyarakat. Pendekatan yang dilakukan akan lebih dalam karena pernah terpapar dan mengalami sendiri.

“Kalau yang belum kena, mungkin apa yang disampaikan cuma teori berdasarkan pengetahuan. Beda Kalau sudah pernah kena dan mengalami langsung. Pengalamannya itu akan bisa lebih dalam. Bagaimana agar tidak terpapar, apa yang dirasakan, bagaimana bisa survive. Mereka pun bisa meminta orang lain untuk tidak memberikan stigma. Termasuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya perubahan perilaku, serta bagaimana cara mengkomunikasikannya kepada orang lain,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengungkapkan, pihaknya selalu menekankan pelibatan multipihak atau pentaheliks dalam penanggulangan bencana, termasuk dalam penanganan Covid-19.

Pentaheliks diantaranya adalah pemerintah, akademisi atau pakar, masyarakat, lembaga usaha dan media massa.

Nurdin menyebutkan, pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri untuk menghadapi pandemik Covid-19 ini. Peran masyarakat maupun sukarelawan sangat dibutuhkan.

“Tenaga kesehatan, stakeholder, relawan, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, PKK, Dekranasda dan seluruh elemen masyarakat, serta tidak kalah penting adalah kesiapan TNI dan Polri, menjadi salah satu garda terdepan menjadikan semua pihak menjadi kuat untuk bersama-sama melewati krisis ini,” ungkapnya.

Ia mengaku, relawan memiliki peranan yang signifikan dalam penanganan Covid-19. Unsur ini dapat membantu tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien. Mereka dapat bergerak cepat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga.

“Di Sulsel peranan relawan juga dilibatkan, termasuk mereka yang berasal dari unsur mahasiswa sebagai relawan pendamping di Program Duta Wisata Covid-19, juga penyintas yang kemudian aktif berperan di tengah masyarakat,” tutupnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT