Selain Covid-19, Pencegahan DBD Diminta Jadi Prioritas Pemerintah Daerah

DBD Covid

Makassar, SULSELSEHAT — Penanganan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) diminta menjadi prioritas pemerintah daerah di tengah perubahan cuaca saat ini.

Termasuk menjelang kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada awal 2021 mendatang.

JANGAN LEWATKAN :

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, penanganan DBD juga harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Termasuk sebelum dimulainya proses belajar mengajar tatap muka di seluruh sekolah di Sulsel.

“Jadi selain sekolah harus bebas penularan Covid-19, juga harus bebas dari penyebaran DBD,” katanya, Selasa (1/12/2020).

BACA:  Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Gowa Keluarkan Perbup Wajib Kenakan Masker

Olehnya, dirinya pun meminta agar Dinas Kesehatan Sulsel untuk menginstruksikan ke seluruh pemerintah kabupaten/kota agar melakukan fogging di seluruh sekolah.

“Kami sudah meminta agar sebelum sekolah dibuka, Dinkes baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk melakukan fogging di sekolah-sekolah karena sudah masuk masa hujan, takutnya DBD. Karena wabah DBD itu cepat sekali menyebar,” tegasnya.

Menurut Nurdin, hal merupakan sebuah keharusan untuk mencegah terjadinya wabah penyakit DBD yang dapat menjangkit seluruh anak didik maupun guru-guru di sekolah.

Apalagi saat ini sekolah bisa menjadi sarang nyamuk karena tidak adanya aktivitas dalam jangka waktu yang lama.

“Tahun depan akan dimulai sekolah tatap muka. Sekolah tatap muka ini sangat dinantikan oleh anak-anak kita setelah sekian lama melakukan sekolah virtual. Tetapi kita tetap harus memprioritaskan agar keselamatan dan kesehatan mereka tetap terjamin,” ungkapnya.

BACA:  Peringatan HUT RI di Tengah Pandemi, NA: Moment untuk Sadarkan Kita Pentingnya Kesehatan

Diketahui, DBD merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.  Sebagian diantaranya mewabah secara tiba-tiba dan menjangkit ribuan orang dalam waktu singkat.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini kita juga harus selalu mewaspadai perjangkitan virus DBD. Jangan sampai kita sibuk menjauhkan diri dari virus corona namun kita lupa menjaga diri dari sengatan nyamuk yang menyebabkan demam berdarah.

Orang yang mengalami demam berdarah biasanya memiliki suhu tubuh yang tinggi hingga tubuh menggigil, sakit kepala parah, munculnya bintik-bintik merah pada kulit, sakit tenggorokan, hilang nafsu makan, nyeri pada perut dan mual – mual.

Selain itu, bisa juga secara klinis wajah yang berwarna kemerahan, nyeri hebat pada otot-otot punggung bawah, lengan, hingga kaki, nyeri hebat pada tulang dan sendi, rasa sakit bagian belakang mata, dan mengalami pendarahan yang tidak wajar, seperti gusi berdarah, mimisan, darah pada air seni atau feses CB.

BACA:  Disetujui Kemenkes, Perda Wajib Masker dan Penerapan Protkes di Gowa Resmi Disahkan

Jika dilihat, gejala yang terjadi pada pasien yang terjangkit virus corona atau Covid-19 bisa saja serupa dengan gejala yang terjadi pada demam berdarah.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT