Pemkab Gowa Bantu Pengobatan Balita Penderita Jantung Bocor ke RSCM

Ilustrasi anak penderita jantung bocor.
Ilustrasi anak penderita jantung bocor. (Foto: Orami.co.id)

Gowa, SULSELSEHAT — Balita berusia empat tahun, Arsyil Zhianul Afkar, warga Kelurahan Parigi, Kecamatan Tinggimoncong mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Bantuan yang diberikan berupa bantuan pengobatan kepada Arsyil yang mengidap penyakit jantung bocor.

“Arsyil akan menjalani pengobatan jantung bocor di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta,” kata Kasi Kesejahteraan Sosial Anak Dinsos Kabupaten Gowa, Hatta Adam Fattah saat dikonfirmasi, Senin (30/11/2020).

Ia mengatakan, pihaknya memberikan bantuan dengan memberangkatkan Arsyil beserta kedua orangtuanya yakni Hasbullah dan Asmiyanti. Dalam proses pengobatannya pun pasien telah di daftar sebagai anggota BPJS Kesehatan.

“Selama menjalani pengobatan di Jakarta, kami juga telah menurunkan sejumlah relawan untuk mendampingi orangtua Arsyil jika ada hal-hal yang mereka butuhkan di sana,” terangnya.

Ia mengungkapkan, keputusan untuk memberangkatkan Arsyil melakukan pengobatan di RSUP RSCM berdasarkan rujukan rumah sakit tempat Arsyil sebelumnya di rawat.

“Kami bawa ke sana karena menurut dokter tidak bisa dikerja di rumah sakit ini, karena beberapa alat tindakan tidak memenuhi. Kami juga sudah fasilitasi dokumen-dokumennnya untuk berangkat terus laporan sosialnya untuk dibantu sama teman-teman di rumah singgah di Jakarta,” lanjutnya.

Sebelum diputuskan untuk berobat ke Jakarta, pasien sebelumnya di rawat dan rutin melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dan Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.

“Kasusnya sudah lama, prosesnya kami sudah tangani sejak April lalu, sudah masuk laporannya dan kita sudah fasilitasi untuk pengurusan saat berobat mulai di RS Syekh Yusuf hingga di RS Wahidin Makassar, sampai akhirnya di rujuk ke Jakarta untuk tindakan lebih lanjut” ungkapnya.

Menurut Hatta, sakit yang diderita Arsyil ini sejak dirinya mur satu bulan. Hanya saja baru terlihat sejak beberapa bulan lalu, di mana saat pasien beraktivitas atau bermain terlalu berat, dirinya akan mengalami keringat berlebihan diikuti alur nafas yang sesak.

“Makanya sejak Arsyil mulai menjalani perawatan orangtua mengupayakan anaknya dalam beraktivitas atau bermain tidak boleh terlalu capek, karena akan mengakibatkan reaksi sesak tersebut,” jelasnya.

Hatta berharap dengan berbagai upaya yang telah dilakukan dan dengan bantuan relawan rumah singgah di Jakarta, bocah empat tahun ini bisa sembuh dan bisa beraktivitas seperti anak-anak pada umumnya.

Sementara, Orangtua Arsyil, Hasbullah mengaku sangat bersyukur dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gowa. Dirinya juga berharap pengobatannya berjalan lancar dan anaknya cepat sembuh.

“Alhamdulillah saya bersyukur sekali, sudah dibantu dicarikan rumah singgah sekaligus yang mau jemput di bandara. Tapi Alhamdulillah sudah di fasilitasi oleh teman-teman di Dinsos Gowa, sampai di Jakarta sudah ada yang jemput langsung ke rumah singgah yang menjadi tempat tinggal kami sekarang,” ungkapnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT