Ihwal Pencopotan Direktur, Humas RSUD Daya Makassar: Belum Diketahui Apa Alasannya

Humas RSUD Daya Kota Makassar, Wisnu Maulana
Humas RSUD Daya Kota Makassar, Wisnu Maulana.

Makassar, SULSELSEHAT — Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar belum bisa memastikan alasan dicopotnya dr. Ardin Sani sebagai Direktur RSUD Kota Makassar.

 

Padahal dr. Ardin Sani telah menjabat kurang lebih 3 tahunan yang S.K didapatkannya semenjak tanggal 29 Desember 2016 dan diberhentikan pada tanggal 29 Juni 2020 kemarin oleh Penjabat Walikota Makassar Rudy Djamaluddin.

JANGAN LEWATKAN :

Humas RSUD Daya Kota Makassar, Wisnu Maulana saat dikonfirmasi belum bisa memastikan alasan pencopotan tersebut. Ia mengakui SK pencopotan baru diterima oleh dr Ardin Sani pada sore tadi, Selasa (30/06/2020).

BACA:  Jaminkan Diri untuk Jenazah PDP Covid-19 RSUD Daya, Anggota DPRD Makassar Ini Jadi Tersangka!

“Saya tidak bisa memastikan apa penyebabnya tapi tadi sore surat pemberhentian sementaranya baru diterima sama yang bersangkutan,” ujarnya saat dikonfirmasi SulselSehat.com via whatsapp, Selasa (30/06/2020).

Ia menambahkan bahwa untuk sementara, pimpinan tertinggi RSUD Daya Kota Makassar dijabat oleh drg. Hasni, MARS sebagai pelaksana harian.

“Untuk pelaksana hariannya drg.  Hasni, MARS sesuai SK Pj. Walikota Makassar,” tambahnya.

Selama menjabat kurang lebih 3 tahun, Humas RSUD Kota Makassar itu mengenal dr. Ardin Sani sebagai pimpinan yang kinerjanya bagus sesuai dengan aturan yang berlaku di rumah sakit.

“Selama ini bagus kerjanya dan sesuai aturan yang berlaku,” singkatnya.

Sebelumnya dirumorkan, pencopotan dr. Ardin Sani erat dikaitkan dengan kasus pembiaran pengambilan jenazah PDP Covid-19 dengan jaminan anggota DPRD Kota Makassar beberapa waktu lalu.

BACA:  Hampir Full, Tersisa 3 Tempat Tidur Kosong Pasien Covid-19 di RSUD Daya Makassar

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT