Prof Ridwan: Covid-19 di Luwu dan Palopo Perlu Perhatian Serius!

Pandemi COVID-19

Makassar, SULSELSEHAT – Kabupaten Luwu dan Kota Palopo perlu mendapatkan perhatian serius terkait dengan perkembangan angka positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Hal tersebut diungkapkan Guru Besar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas Prof. Ridwan Amiruddin dalam keterangan tertulis yang diterima SulselSehat.com, Sabtu (11/07/2020).

JANGAN LEWATKAN :

Menurut Ridwan, Kabupaten Luwu dan Kota Palopo merupakan dua daerah dengan trend pertumbuhan kasus positif Covid-19 tertinggi di Sulawesi Selatan dengan tingkat replikasi virus lebih dari dua.

“Trend pertumbuhan kasus tertinggi Kab. Luwu (Rt 3.93), menyusul Kota Palopo (2.24) Tana Toraja (1.76), dan Luwu Utara (1.53),” jelas Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Sulsel itu.

BACA:  Terus Bertambah, Pasien Covid-19 yang Dimakamkan di Macanda Sudah 404 Orang

Secara umum, lanjut Ridwan, daerah yang pertumbuhan kasusnya masih bergerak dinamis diantaranya adalah Kab Gowa (1.09), Jeneponto (1,1), Luwu Utara (1.53), Pangkep (1,38), Pinrang (1.42), Sinjai (1.09), Soppeng (1.38), dan Makassar (1.03).

“Sementara daerah yang pertumbuhan kasusnya sudah dibawah 1.00 diantaranya Kabupaten Bone, Bulukumba, Enrekang, Luwu Timur, Maros, Sidrap, Takalar dan Kota Parepare,” bebernya.

Covid-19 Sulsel Hari ini

Perkembangan Covid-19 Sulawesi Selatan sampai hari ke-114 sejak pandemik ini berlangsung masih menunjukkan trend yang berfluktuasi.

Pertambahan kasus harian per hari Sabtu tanggal 11 Juli 2020 sebesar 183 kasus. Dengan kesembuhan sebanyak 176 orang dan kasus meninggal 9 orang. Secara umum angka kesembuhan masih sekitar 36% dan angka kefatalan kasus Covid-19 sebesar 3.1%.

BACA:  Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19 di Makassar, Siap-siap Didenda Hingga Rp20 Juta

Kasus positif Covid-19 hari Sabtu (11/7) tersebar di sebagian besar kota Makassar (153 kasus) sekitar 83%.

“Hal ini disebabkan sistem karantina terpusat yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel dalam program Duta Covid-19,” jelas Ridwan.

Secara umum sebaran kasus berasal dari Kabupaten Sinjai (10), Gowa (8), Bulukumba (5), Maros (3) dan Soppeng, Tator, Pangkep dan Pinrang masing masing satu kasus.

Pasien Covid yang sementara menjalani perawatan medis di Kota Makassar sebagian besarnya di RSWS (25), RSPTN Unhas (27), RS Pelamonia (12), RS darurat covid (11), Dinkes Kota FK Unismuh, RS Bayangkara, RSUD Kota Makassar masing masing 10 kasus. Rumah sakit lain bervariasi satu kasus sampai lima kasus.

BACA:  Masuk Zona Merah Covid-19, 35 Tenaga Kesehatan di Sinjai Ikut Terpapar

“Pertumbuhan kasus Covid-19 di Sulsel dalam sepekan terakhir berkisar 0,98-1,02 dengan angka kematian yang cenderung menurun dan angka kesembuhan yang semakin membaik,” pungkas Ridwan yang juga akrab disapa Bang Prof.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT