Ini 6 Tips Mencegah Anak Anda dari Penularan Covid-19

Anak Covid-19
Ilustrasi seorang anak yang tertular Covid-19.

SULSELSEHAT – Beberapa bulan terkakhir ini, dunia dihebohkan dengan munculnya virus baru yaitu virus Corona.

 

Juga disebut Covid-19, virus corona memiliki gejala yang mirip dengan influenza pada umumnya, meskipun ada beberapa gejala khusus seperti sesak napas.

JANGAN LEWATKAN :

Berbicara tentang influenza sendiri, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), di Amerika Serikat setidaknya 29 juta orang terinfeksi flu setiap tahun.

Dari jumlah tersebut, 280.000 pasiennya harus diwrawat di rumah sakit dan sisanya di rumah masing-masing.

Meskipun biasa dianggap sebagai penyakit yang tidak mematikan, nyatanya sekitar 16.000 orang meninggal akibat serangan virus flu. Dari jumlah tersebut, setidaknya 105 anak-anak juga meninggal akibat virus flu.

Tak jauh berbeda dengan influenza biasa, Covid-19 merupakan penyakit yang cukup berbahaya, tidak hanya bagi orang dewasa namun juga bayi dan anak-anak.

Menurut pakar kesehatan, bayi dan anak-anak yang berusia di bawah usia satu tahun juga berisiko terkena Covid-19, terlebih daya tahan tubuhnya yang belum matang.

Selain itu, sistem saluran pernapasan bayi juga belum sempurna layaknya orang dewasa, sehingga menyebabkan mereka rentan terkena infeksi virus.

Karena Covid-19 menular melalui percikan saat batuk, bersin maupun berbicara, maka bayi dan anak-anak juga tidak kebal dari penularan virus ini.

Sementara itu, kebanyakan anak-anak tertular virus corona dari orang yang tinggal serumah atau anggota keluarganya. Anak-anak juga bisa tertular virus corona saat bermain atau beraktivitas di luar rumah.

Apa saja yang perlu dilakukan agar anak-anak Anda terjaga dari penularan Covid-19? Berikut adalah caranya.

Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan sebenarnya harus dijadikan kebiasaan sehari-hari, tidak hanya saat ada pandemi atau musim flu.

Namun, mengingat corona adalah jenis virus baru yang belum ada vaksinnya, sebaiknya Anda menjaga kebersihan anak Anda lebih dari biasanya, yaitu dengan rajin mencuci tangan, baik sebelum dan setelah melakukan aktivitas.

Terlebih lagi jika anak Anda masih harus berinteraksi dengan orang lain, minimal dengan cara mencuci tangan dengan benar.

Ajari anak Anda mencuci tangan yang benar dengan langkah sebagai berikut:

Langkah 1: Basahi tangan dengan air mengalir
Langkah 2: Gunakan sabun
Langkah 3: Gosok semua permukaan tangan dengan sabun, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, di bawah kuku setidaknya selama 20 detik.
Langkah 4: Bilas dengan air mengalir sampai bersih
Langkah 5: Keringkan tangan dengan kain bersih

Jika sedang dalam kondisi sulit mencari air mengalir untuk cuci tangan, gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60%.

Selalu sediakan cairan pembersih tangan di dalam tas Anda atau tas anak Anda sehingga dapat digunakan kapan pun bila diperlukan.

Rajin Membersihkan Barang-barang yang Dipakai Anak

Anak-anak biasa beraktivitas dengan menyentuh atau memegang benda, seperti mainan, alat tulis dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, bersihan secara rutin barang-barang yang digunakannya, termasuk benda-benda di rumah yang dipakai bersama, seperti meja, komputer, laptop, atau benda-benda lainnya.

Ajari Etika Bersin dan Batuk

Virus corona dapat menular melalui percikan saat bersih, batuk dan berbicara dalam jarak dekat.

Oleh karena itu, ajari anak Anda etika seperti menutup mulut saat batuk dan hidung saat bersih dengan tisu atau sapu tangan.

Jika perlu, gunakan lekukan siku. Jangan lupa untuk membuang tisu habis pakai ke tempat sampah yang terutup.

Jaga Sistem Imun Mereka

Daya tahan tubuh anak-anak tidaklah sebaik imun orang dewasa. Oleh karena itu berilah si kecil asupan makanan yang bisa memperkuat sistem imun mereka, seperti sayuran dan buah-buahan.

Contohnya, bayam, bawang putih, brokoli, kunyit, buah-buahan yang mengandung banyak air dan vitamin C, seperti jeruk, lemon, kiwi, beri, jambu, hingga pepaya. Begitu pula dengan daging ayam, sapi atau ikan.

Anda juga dapat memberinnya yoghurt yang baik untuk kesehatan pencernaan mereka.

Istirahat yang Cukup

Salah satu yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh adalah dengan tidur yang cukup.

Tidur yang tidak cukup dapat membuat tubuh tidak bisa memproduksi sitokin dengan jumlah yang banyak. Sitokin merupakan salah satu jenis protein yang dapat melawan infeksi dan peradangan.

Menurut National Sleep Foundation, anak berusia 3–5 tahun setidaknya perlu tidur selama 10–13 jam, sedangkan usia 6–13 selama 9–11 jam, dan usia 14–17 tahun selama 8–10 jam.

Hindari Sering Keluar Rumah

Pergi ke tempat umum dan berinteraksi dengan banyak orang memiliki risiko yang besar dalam penularan virus corona. Oleh sebab itu, kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak perlu.

***

Itulah beberapa cara untuk menjaga anak Anda dari risiko tertular virus corona yang tengan menjadi pandemi. Semoga bermanfaat.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT