Gelar PBL III, Mahasiswa FKM Unhas Evaluasi Poster Cegah Stunting di Jeneponto

  • Whatsapp
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM UNHAS) kembali mengunjungi Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto dalam kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) III
Mahasiswa Posko 23 Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) kembali melakukan kunjungan ke Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

JENEPONTO — Mahasiswa Posko 23 Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) kembali melakukan kunjungan ke Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Selasa (24/6/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari tahapan evaluasi terhadap program intervensi kesehatan yang telah dilaksanakan pada PBL II sebelumnya, khususnya intervensi berbasis media berupa poster edukatif bertema “Cegah Stunting.”

Evaluasi bertujuan untuk menilai efektivitas poster dalam menyampaikan pesan kesehatan serta mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat terhadap informasi yang telah diberikan.

Intervensi ini merupakan salah satu strategi promosi kesehatan yang diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat komunitas.

Tim Posko 23 terdiri dari dosen supervisor St. Rosmanely, SKM., MKM., dan enam mahasiswa dari berbagai departemen di FKM Unhas, yakni Nur Alisa Rahim (Kesehatan Lingkungan), Inayah Nur Rahmaniyah (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Isni Apriana (Epidemiologi), Fitri Siska Busdir (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan), Muhammad Azizul Hakim (Manajemen Rumah Sakit), dan Ahmad Khairul Aqila (Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku).

Dua Metode Evaluasi: Observasi Langsung dan Wawancara Warga

Evaluasi dilakukan menggunakan dua pendekatan utama: observasi langsung terhadap keberadaan dan kondisi fisik poster di tujuh lokasi Posyandu—Kemuning, Kampung Toa, Matahari, Kampung Beru, Kampoa, Bungung-Bungung, dan Kassi Bumbung—serta wawancara singkat dengan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Hasil observasi menunjukkan bahwa lima dari tujuh poster masih tertempel dalam kondisi baik dan dapat dibaca dengan jelas.

Sementara itu, dari hasil wawancara diketahui bahwa mayoritas warga yang ditemui menyatakan telah membaca dan memahami isi poster. Materi yang disampaikan dinilai informatif, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Salah seorang warga, Ibu Ros, mengungkapkan bahwa keberadaan poster memberikan informasi baru yang penting bagi keluarga.

“Poster cegah stunting ini sangat informatif dan memiliki desain yang menarik, jadi mudah dibaca dan dipahami,” ungkapnya.

Kontribusi Terhadap SDGs dan Upaya Pencegahan Stunting

Evaluasi ini tidak hanya menjadi bagian dari refleksi akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 2: Zero Hunger.

Dengan memastikan bahwa materi edukasi tersampaikan dan dipahami dengan baik, upaya untuk mengentaskan masalah gizi dan menurunkan angka stunting dapat berjalan lebih terarah dan berdampak.

Tim Posko 23 berharap bahwa pendekatan media edukasi seperti ini dapat diterapkan secara lebih luas di wilayah lain, sebagai bagian dari strategi komunikasi perubahan perilaku berbasis komunitas.

Langkah ini sekaligus mempertegas peran mahasiswa dalam menggerakkan promosi kesehatan yang adaptif, berkelanjutan, dan berdampak nyata di tingkat desa.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan benar-benar memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran dan aksi nyata untuk pencegahan stunting,” tutur salah satu mahasiswa dari tim Posko 23.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam penguatan edukasi kesehatan masyarakat dapat menjadi pendorong utama terciptanya perubahan perilaku yang lebih sehat dan berkesinambungan di tingkat akar rumput. (*)

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT