Pemberlakuan Suket Bebas Covid-19 di Makassar Molor, Pj Walikota: Tidak Masalah, yang Penting….

Ilustrasi SUKET Bebas Covid
Ilustrasi Surat Keterangan Bebas Covid-19.

Makassar, SULSELSEHAT – Pemberlakuan kewajiban mengantongi surat keterangan bebas Covid-19 bagi warga yang ingin memasuki Kota Makassar molor dari rencana awal.

 

Semula, kebijakan itu direncanakan mulai berlaku pada Kamis (09/07), tetapi kemudian diralat menjadi Jumat (10/07), lalu diundur lagi hingga Sabtu (12/07) besok.

JANGAN LEWATKAN :

Teranyar, kebijakan yang memicu pro-kontra publik itu dinyatakan baru akan mulai diujicobakan pada hari Minggu (13/07) nanti.

“Kita undur dan menjadi hari Minggu uji coba Senin diterapkan,” kata Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin dilansir dari TribunTimur, Jumat (10/07/2020).

BACA:  WHO dan UNICEF Terbitkan Pedoman Baru Tentang Masker untuk Anak

Tidak Masalah

Ihwal molornya jadwal pemberlakukan amanat Perwali 36/2020 itu sontak menjadi perbincangan hangat warganet di akhir pekan ini. Salah satunya dari seorang Asri Tadda, pengamat sosial dan kesehatan di kota ini.

Ia mengupdate status Facebook dengan gambar kompilasi dari berita sejumlah media tentang perubahan jadwal pemberlakukan surat keterangan bebas Covid-19 di Makassar.

“Semoga segera ada kepastian,” tulis Asri menyertai gambar tersebut sembari menautkannya dengan akun Facebook milik Rudy Djamaluddin.

Status Facebook Asri Tadda
Status Facebook Asri Tadda yang diunggah Sabtu, (11/07/2020)

Tak menunggu lama, unggahan status Facebook itu langsung mendapatkan tanggapan dari Pj Walikota Makassar bergelar Profesor tersebut.

“Melaksanakan suatu kebijakan perlu pendekatan massif juga Pak. Kami berencana namun juga perlu melihat respon masyarakat dan kajian lainnya di lapangan,” komentar Rudy.

BACA:  RSUD Labuang Baji Minta Anggaran Rp16M Tangani Pasien Covid-19

Menurut dia, molornya pemberlakukan kebijakan itu bukanlah masalah sepanjang laju Covid-19 di daerah ini bisa ditekan.

“Jikapun meleset dari waktu yang di bicarakan tidak masalah yang penting penekanan laju covid bisa di lakukan bersama,” tambahnya.

Hanya saja, belum dapat dipastikan apakah akun Facebook bernama Rudy Djamaluddin itu benar merupakan milik Pj Walikota Makassar atau bukan.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT