Epidemiolog Unhas Sebut Penularan Covid-19 Lewat Udara Terminimalisir dengan Jaga Jarak

Ilustrasi menjaga jarak atau physical distancing.
Ilustrasi menjaga jarak atau physical distancing. (Foto: Ayocirebon.com)

Makassar, SULSELSEHAT — Belum lama ini ratusan ilmuwan dari berbagai negara menemukan bukti virus corona atau Covid-19 dapat menyebar di udara melalui aerosol selama berjam-jam.

 

Mereka pun mendesak agar World Health Organization (WHO) untuk merevisi rekomendasinya bahwa penyebaran Covid-19 hanya melalui droplet.

JANGAN LEWATKAN :

Epidemiologi Universitas Hasanuddin Prof Ridwan Amiruddin pun membenarkan bahwa penularan Covid-19 bukan hanya melalui droplet atau percikan kecil dari batuk dan bersin. Tetapi juga melalui aerosol dari percikan batuk dan bersin yang melayang di udara selama berjam-jam.

BACA:  Meski Pandemi Covid-19, PKK Makassar Himbau Orang Tua Tetap Imunisasi Anak

“Penyebaran Covid-19 bertransmisi bukan hanya melalui droplet tetapi juga di udara. Virus ini pun dapat melayang dari 5 hingga 12 jam lamanya,” katanya kepada Sulselsehat.com, Jumat (17/07/2020).

Potensi penyebarannya pun sangat besar terjadi di tempat-tempat umum yang menggunakan air conditioner (AC) central di ruangan tertutup. Seperti restoran, perkantoran, dan sekolah. Bahkan potensi penularan terbesarnya adalah di ruangan yang sangat kurang sirkulasi.

“Semakin tertutup ruangannya dan semakin banyak yang melakukan aktivitas di dalam ruangan itu maka semakin luas resiko penularannya. Sehingga ini perlu diantisipasi sejak saat ini,” kata Prof Ridwan yang juga Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Sulsel ini.

Ia pun mengimbau, hal yang perlu dilakukan dalam rangka meminimalisir terjadinya penularan Covid-19 melalui aerosol.

BACA:  Selama Libur Panjang, Pjs Bupati Torut Pastikan Layanan Kesehatan di RSUD Pongtiku Berjalan Maksimal

Apalagi ditengah aktivitas baru masyarakat saat ini yaitu dengan mengatur jarak atau physical distancing yang lebih tegas lagi.

“Termasuk masker ini harus menjadi kesadaran masyarakat bahwa menggunakan masker itu sudah mandatori wajib,” ujarnya.

Ia pun berharap, masyarakat bisa lebih tegas dalam menjaga diri untuk mewaspadai terjadi penularan virus melalui aerosol ini.

“Hindari ruangan yang memiliki AC central, hindari ruangan yang memiliki sirkulasi tertutup. Menjaga jarak dan menggunakan masker, jika ini bisa dilakukan dengan disiplin maka kita bisa menjaga diri dari penularan yang ada,” tutup Ketua Tim Konsultan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel ini.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT