KPU Makassar Pastikan Tahapan Pilkada Aman dari Covid-19

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi
Ketua KPU Makassar Farid Wajdi. (Foto: Chaerani)

Makassar, SULSELSEHAT — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar memastikan seluruh tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) aman dari penularan atau klaster baru virus corona atau Covid-19.

Hal ini dilakukan dengan membangun sinergi bersama tim gugus penanganan Covid-19 Kota Makassar, termasuk Dinas Kesehatan.

JANGAN LEWATKAN :

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi mengatakan, sinergi yang dilakukan ini untuk memastikan para penyelenggara seperti petugas yang berada di lapangan.

Mulai dari petugas pencocokan dan penelitian (coklit) sebelum bertugas harus mengikuti pemeriksaan rapid test.

BACA:  Edukasi Pola Hidup Sehat Didorong PKK Enrekang untuk Cegah Penularan Covid-19

“Hal ini kita pastikan agar mereka saat berada di lapangan tidak membawa virus ke lingkungannya,” katanya kepada Sulselsehat.com, Kamis (13/8/2020).

Meski memang kata Farid, proses coklit yang dilakukan petugas dilakukan berbeda dari sebelumnya. Dimana prosesnya dilakukan di luar rumah atau melakukan pembatasan jarak untuk meminimalisir terjadinya penularan virus.

“Khusus untuk tahapan pendaftaran calon akan diatur dengan protokol pecegahan. Sejauh ini proses yang kita lakukan tidak ada kendala, hanya saja kita terus memastikan agar protokol kesehatan tetap dijalankan,” ujarnya.

Berdasarkan Peraturan KPU nomor 5 tahun 2020 tahapan Pilkada sudah memasuki, tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) daftar pemilih, dan pada September mendatang memasuki pendaftaran pasangan calon.

BACA:  Positif Covid-19, 35 Napi Lapas Perempuan Bolangi Gowa Dirujuk ke RS Dadi Makassar

“Berbagai persiapan sudah dilakukan KPU Makassar sebagai penyelenggara. Kita pun pastikan jika seluruh tahapan bisa berlangsung aman termasuk dari Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi termasuk di Kota Makassar,” terangnya lagi.

Sebelumnya, proses tahapan pilkada termasuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar rencana awal akan dilaksanakan pada 23 September 2020.

Namun karena adanya pandemi Covid-19 termasuk di Sulawesi Selatan, pilkada diundur ke 9 Desember 2020.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT