Total 332 Perawat di Sulsel Positif Covid-19, 80% dari Makassar

Nakes Covid-19
Tenaga Kerja Kesehatan (Nakes) berpotensi tertular Covid-19 dan berhak mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sesuai aturan yang berlaku. (Foto: mediaindonesia.com)

Makassar, SULSELSEHAT — Berdasarkan data yang dihimpun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulawesi Selatan, dari total tenaga kesehatan dalam hal ini perawat yang terpapar virus corona atau Covid-19 Sulsel didominasi dari Kota Makassar.

 

Ketua PPNI Sulsel Abdul Rakhmat menyebutkan, sejak awal pandemi hingga sekarang tercatat ada sekitar 332 perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulsel.

JANGAN LEWATKAN :

Sementara dari total perawat yang terdata sebanyak 80 persen diantaranya terpusat di Kota Makassar.

“Makassar kan memang menjadi episentrum penularan, disamping semua kasus Covid-19 dari daerah, ditarik ke Makassar untuk mendapat penanganan,” jelasnya, Kamis (15/10/2020).

BACA:  Pemprov Sulsel Siapkan Layanan Rapid Antigen Test Gratis di Bandara Sultan Hasanuddin

Menurutnya, kerentanan para perawat terpapar Covid-19 memang sangat besar, hal ini berkaitan dengan kontak erat.

Selama ini perawat menjadi tenaga profesi yang bersentuhan langsung dengan pasien, utamanya saat di Puskesmas.

“Dengan asumsi bahwa pasien yang dilayani bukan pasien Covid-19. Tetapi ternyata belakangan sebenarnya orang tanpa gejala atau OTG. Nah disini juga banyak terkena teman-teman. Apalagi inikan OTG sempat jadi fenomena baru,” ujarnya.

Meski angka keterpaparan Covid-19 terhadap perawat di Sulsel cukup tinggi. Namun demikian tingkat kesembuhan pun semakin membaik.

Buktinya, hampir dari total perawat yang terpapar tingkat kesembuhannya telah mencapai 90 persen. Sementara angka kematian relatif kecil.

“Dari data kita itu 3 orang, ada berasal dari Sidrap, Gowa, dan Makassar. Jadi di Sulsel angka kematian perawat tidak terlalu tinggi,” sebut Rakhmat.

BACA:  Positif Covid-19, 35 Napi Lapas Perempuan Bolangi Gowa Dirujuk ke RS Dadi Makassar

Sebelumnya, sebagai garda terdepan dalam upaya penanganan Covid-19, kerentanan para tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat terpapar Covid-19 memang cukup tinggi.

Meski begitu, penanganan Covid-19 seiring waktu terus membaik. Hal ini terindikasi dari banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh. Termasuk dari sisi perawat, angka kesembuhannya semakin baik.

Dengan banyaknya para perawat yang sembuh, diharapkan bisa memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 di Sulsel.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT