Antisipasi Laju Covid-19, Satgas Makassar Kembali Gencarkan Swab Massal di Puskesmas

Ilustrasi Swab Test Covid-19
Ilustrasi Swab Test Covid-19.

Makassar, SULSELSEHAT.COM — Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Makassar kembali menggencarkan tes swab massal bagi masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan penularan virus corona atau Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Makassar Agus Djaja Said mengatakan, pelaksanaan tes swab massal ini dipusatkan di 47 puskesmas yang ada di Kota Makassar. Pelaksanaannya pun berlangsung mulai 3 hingga 23 Desember 2020 atau selama tiga pekan.

JANGAN LEWATKAN :

“Langkah ini kita ambil guna menyukseskan program trisula dalam upaya pengendalian Covid-19,” katanya, Senin (07/12/2020).

BACA:  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Dispora Gowa Bagi Ratusan Masker

Menurutnya, tes swab massal yang ditawarkan sebagai gratis ini sebagai langkah pereventif Pemerintah Kota Makassar dalam menekan lonjakan kasus Covid-19. Apalagi dengan melihat di beberapa kota besar saat ini kembali terjadi lonjakan kasus baru.

“Kita mau melakukan tes swab massal lagi, agar kita dapat mengantisipasi terjadinya kenaikan dari penderita Covid-19ini,” jelas Agus.

Agus tak menampik bahwa di Makassar saat ini memang terjadi kenaikan kasus. Meski tidak drastis namun, antisipasi harus segera dilakukan. Apalagi Kota Makassar sudah memasuki zona orange sejak beberapa bulan terakhir.

Bahkan pihaknya menargetkan, Kota Makassar bisa memasuki zona orange jika pemeriksaan gencar dilakukan Adapun pada tes swab massal ini, Satgas Covid-19 Kota Makassar menargetkan sebanyak 15.267 orang yang akan mengikuti tes selama tiga pekan digelar.

BACA:  Sebaran Covid-19 Masih Tinggi, Aktivitas Sekolah di Gowa Masih Lewat Daring

“Saat ini kita berupaya agar bagaimana kita bisa mempertahankan Makassar di zona orange dan semoga ada penurunan kita bisa masuk di zona kuning,” garap Agus.

Merujuk pada data Satgas Covid-19 Kota Makassar, hingga Minggu (6/12), jumlah pasien dengan status suspek sebanyak 672 kasus dengan total konfirmasi kasus sebanyak 1.077. Sementara tercatat ada 123 pasien yang meninggal.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT