Kemenkes Minta Belanja Anggaran Kesehatan di Daerah Harus Tepat Sasaran

Ilustrasi anggaran belanja alat kesehatan.
Ket. Gam: Ilustrasi anggaran belanja alat kesehatan.

Makassar, SULSELSEHAT — Pandemi virus corona atau Covid-19 hingga saat ini telah menjadi permasalahan dunia.

Apalagi Covid-19 bukan hanya berdampak pada masalah kesehatan, tetapi juga berdampak pada banyak sektor, salah satunya sektor ekonomi.

JANGAN LEWATKAN :

Kesulitan akibat pandemi juga dirasakan bukan hanya oleh sektor swasta, melainkan sektor pemerintah, terutama dalam hal realisasi penyerapan rencana anggaran yang telah direncanakan di tahun sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg. Oscar Primadi mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang menyulitkan, harapan pergerakan ekonomi dari sektor non pemerintah itu sangat berat.

BACA:  Kecamatan Rappocini Episentrum Covid-19 di Makassar, Sentuh 521 Kasus Positif

Maka, optimalisasi belanja pemerintah menjadi salah satu upaya penting untuk menggerakkan roda perekonomian negara Indonesia agar tidak jatuh pada risiko kelumpuhan ekonomi.

Dirinya mengaku, masalah ekonomi akan berhimpitan dengan masalah kesehatan, terutama dalam situasi pandemi seperti sekarang ini

“Kita bersyukur pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih positif. Namun, masih rendahnya serapan beberapa kementerian termasuk Kemenkes harus kita upayakan bersama-sama. Kita upayakan belanja anggaran di sektor kesehatan harus berada dalam level optimal,” katanya dalam rilis resmi yang diterima Sulselsehat.com, Kamis (30/07/2020).

Lanjut drg Oscar, terkait realisasi belanja kesehatan, perlu disadari bahwa persoalan ini tidak hanya berada di lingkungan Kemenkes termasuk di dalamnya adalah anggaran transfer ke daerah (TKD) melalui dana alokasi khusus (DAK). Belanja kesehatan juga dilakukan oleh kementerian dan lembaga lain.

BACA:  Turunkan Kasus Covid-19, Pemkab Gowa Berlakukan Pembatasan Kegiatan di Desa

Di era pandemi Covid-19, pembiayaan kesehatan mengalami sesuatu yang luar biasa meski di tengah kesulitan ekonomi yang dialami.

Sehingga, diminta agar seluruh kepada dinas kesehatan di daerah dapat memantau serapan anggaran masing-masing dan dipergunakan sesuai target sasaran yang diharapkan.

“Rencanakan dan belanjakan anggaran secara fokus dengan tepat sasaran dengan tetap tidak lupa menerapkan value for money yakni ekonomis, efektif dan efisien”, tegas drg Oscar.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT