SEHATNEWS – Di tengah anggapan bahwa pendidikan hanya milik mereka yang muda, kisah Ibu Yul hadir sebagai tamparan lembut sekaligus pengingat penuh makna bagi banyak orang. Pada usia yang telah menginjak 71 tahun, perempuan tangguh ini membuktikan bahwa semangat belajar tidak pernah mengenal batas usia.
Dengan penuh perjuangan dan ketekunan, Ibu Yul resmi menyandang gelar Sarjana (S1) Kebidanan di Universitas Mercubaktijaya, sebuah pencapaian yang mengundang rasa haru sekaligus kekaguman. Universitas ini memiliki Program Studi S1 Kebidanan sebagai bagian dari pengembangan pendidikan kesehatan yang terus berjalan.

Bagi sebagian orang, usia senja sering kali dipandang sebagai masa untuk beristirahat dari berbagai aktivitas berat. Namun, tidak demikian bagi Ibu Yul. Di saat banyak orang memilih menikmati masa tua dengan rutinitas sederhana, beliau justru memilih jalan yang tidak mudah: kembali duduk di bangku perkuliahan, menjalani proses akademik, menyelesaikan berbagai tugas, hingga akhirnya berdiri dengan bangga di momen wisuda.
Perjalanan Ibu Yul bukan sekadar tentang meraih gelar akademik, melainkan tentang keberanian melawan batasan yang sering kali diciptakan oleh rasa takut dan keraguan. Ia membuktikan bahwa mimpi tidak memiliki batas waktu. Tidak ada kata terlambat untuk belajar selama masih ada niat, tekad, dan semangat untuk terus berkembang.

Kisah ini menjadi inspirasi besar, khususnya bagi mahasiswa Indonesia yang terkadang merasa lelah, kehilangan motivasi, atau bahkan ingin menyerah di tengah perjalanan pendidikan. Ibu Yul seakan mengirim pesan sederhana namun begitu mendalam: jika di usia 71 tahun seseorang masih mampu berjuang demi pendidikan, lalu apa alasan generasi muda untuk berhenti bermimpi?
Pendidikan sejatinya bukan perlombaan tentang siapa yang paling cepat lulus atau siapa yang paling muda meraih gelar. Pendidikan adalah perjalanan tentang kesungguhan, proses, dan ketekunan dalam menuntut ilmu. Apa yang dilakukan Ibu Yul membuktikan bahwa keberhasilan bukan soal usia, melainkan tentang keberanian untuk terus melangkah.

Perjuangan Ibu Yul juga menjadi simbol bahwa perempuan, di usia berapa pun, tetap memiliki ruang untuk tumbuh, belajar, dan mengukir prestasi. Gelar yang diraih bukan hanya milik dirinya sendiri, tetapi juga menjadi cahaya harapan bagi banyak orang yang mungkin selama ini merasa sudah terlambat untuk memulai kembali.
Salut setinggi-tingginya untuk perjuangan Ibu Yul. Semoga kisah beliau menjadi api semangat bagi generasi muda Indonesia untuk terus belajar, menghargai pendidikan, dan tidak mudah menyerah pada keadaan. Sebab sesungguhnya, selama masih ada kemauan, tidak pernah ada kata terlambat untuk mengejar mimpi.
Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.



























