Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Cuci Tangan Sejak Dini di SDN 41 Rappoa Bantaeng

  • Whatsapp
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 67 menggelar penyuluhan bertajuk Gerakan Edukasi Langkah Insentif Tangan Bersih (GELITA) di SD Negeri 41 Rappoa, Kabupaten Bantaeng.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 67 menggelar penyuluhan bertajuk Gerakan Edukasi Langkah Insentif Tangan Bersih (GELITA) di SD Negeri 41 Rappoa, Kabupaten Bantaeng.

BANTAENG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 67 menggelar penyuluhan bertajuk Gerakan Edukasi Langkah Insentif Tangan Bersih (GELITA) di SD Negeri 41 Rappoa, Kabupaten Bantaeng, Jumat (18/7).

Kegiatan ini menjadi salah satu inisiatif edukatif yang ditujukan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada siswa sejak usia dini.

Penyuluhan yang dilaksanakan pada Jumat pagi itu diikuti oleh seluruh siswa kelas 3 dan 4 SDN 41 Rappoa, bersama para guru dan mahasiswa KKN-PK yang bertugas di desa tersebut.

Kegiatan dimulai dengan pre-test berupa pertanyaan sederhana tentang pengetahuan dasar mencuci tangan, dilanjutkan dengan pemaparan materi pentingnya menjaga kebersihan tangan dalam mencegah penyakit.

Mahasiswa juga mempraktikkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO. Siswa diajak belajar secara interaktif melalui gambar, demonstrasi, dan praktik langsung.

Di akhir sesi, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, terlihat dari lebih banyaknya siswa yang menjawab dengan benar.

Koordinator mahasiswa KKN-PK Unhas di SDN 41 Rappoa, Muh. Anatta Jibral, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang kesehatan lingkungan sekolah.

“Kami berharap adik-adik bisa membiasakan diri mencuci tangan dengan benar agar terhindar dari penyakit yang menular lewat tangan kotor,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat bimbingan dari dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, Basir, S.KM., M.Sc., yang juga merupakan supervisor program KKN-PK di lokasi tersebut. Ia mendukung penuh pelaksanaan program yang berbasis edukasi langsung dan pemberdayaan masyarakat.

Secara kelembagaan, kegiatan ini mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dalam hal keterlibatan mahasiswa di luar kampus dan kontribusi terhadap masyarakat.

Selain itu, program ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yakni menjamin kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat selama masa pengabdian mereka di Kabupaten Bantaeng. (*)

Baca berita terbaru SulselSehat setiap hari. JIkuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT