Lagi, Menkes Terawan Serahkan Santunan Kematian Dokter yang Gugur Tangani Covid-19

Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto saat menyerahkan secara simbolik santunan kematian kepada ahli waris tenaga kesehatan yang gugur karena menangani pasien Covid-19. (Foto: Istimewa)

Makassar, SULSELSEHAT — Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto kembali menyerahkan santunan dan penghargaan bagi empat ahli waris tenaga kesehatan yang telah gugur dalam penanganan virus corona atau Covid-19.

Keempat tenaga kesehatan tersebut merupakan dokter yang bertugas di berbagai tempat. Antara lain dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes bertugas di RSKGM Bandung, dr. Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo bertugas di Klinik Central Medika Bekasi, dr. Heru Sutantyo bertugas di RS Pertamina Jaya dan dr. Hadio Ali Khazatsin, Sp.S bertugas di RS Premier Bintaro.

JANGAN LEWATKAN :

BACA:  Akibat Covid-19, Dokter Indonesia yang Meninggal Dunia Sudah 68 Orang

Dalam penyerahan santunannya didampingi Sekretaris Jenderal Oscar Primadi dan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK) Abdul Kadir

“Ini adalah bentuk tanda jasa yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada tenaga kesehatan khususnya dokter yang meninggal saat menangani Covid-19,” katanya dalam pernyataannya yang diterima Sulselsehat.com, Jumat (14/8/2020).

dr Terawan menyebutkan, adapun dana santunan yang diberikan kepada para ahli waris sebesar Rp300 juta. Selain santunan, tenaga kesehatan yang gugur juga menerima penghargaan.

“Sungguh saya merasa sangat berduka dan kehilangan, saya berharap mudah-mudahan santunan ini bisa bermanfaat bagi keluarga para tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat yang telah gugur. Mereka adalah pahlawan kesehatan bagi bangsa dan negara,” tegas dr Terawan.

BACA:  ITS Kembangkan i-Nose C-19, Alat Deteksi Covid-19 Lewat Bau Keringat Ketiak

Ia menjelaskan, hingga kini penularan Covid-19 masih terjadi di tengah masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ada dengan selalu pakai masker, jaga jarak fisik dan cuci tangan pakai sabun. Dengan kedisiplinan bersama, ia meyakini pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Mari kita berdoa agar bencana non alam ini segera berlalu dan kita dapat kembali hidup normal seperti sebelumnya. Untuk itu, mari samakan langkah kita dengan mensinergikan seluruh komponan bangsa untuk menekan penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, disiplin dan disiplin,” ajaknya.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih sekaligus penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan atas dharma bakti dan dedikasinya dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

BACA:  Soal Insentif Nakes Belum Dicairkan, Ini Penjelasan Sekda Maros

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT