Menkes Kembali Serahkan Santunan untuk Ahli Waris Nakes Gugur Tangani Covid-19

Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto saat menyerahkan satunan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang gugur tangani Covid-19 disalah satu rumah sakti di Jakarta. (Foto: Kemenkes RI)

Makassar, SULSELSEHAT — Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr Terawan Agus Putranto kembali menyerahkan santunan kepada masing-masing ahli waris tenaga kesehatan yang telah gugur dalam menangani pasien Covid-19.

Tercatat dalam sehari Menkes menyerahkan santunan dan penghargaan kepada lima ahli waris tenaga kesehatan di tempat yang berbeda.

JANGAN LEWATKAN :

Antara lain, kepada ahli waris almarhum Iwan Irawan di RS Restu Kasih Rumah Keluarga yang diserahkan di RSPI Sulianti Saroso, kemudian ahli waris almarhum dr Adi Mirsaputra yang merupakan tenaga kesehatan di RS Restu Kasih Rumah Keluarga dan almarhum dr. Mikhael Robert Marampe yang bertugas di RS Permata Bunda, Bekasi diserahkan di RS Fatmawati.

BACA:  Terapkan Protokol Kesehatan Lawan Covid-19, Phinisi Point Mall Batasi Pengunjung

Selanjutnya kepada ahli waris almarhumah dr. Ratih Purwarini yang bertugas di RS Duta Indah dan ahli waris almarhumah Nani Suhartini yang bertugas di RS Sukmul Sisma Medika. Santunan yang diserahkan kepada ahli waris masing-masing diserahkan di RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta.

dr Terawan mengatakan, santunan tersebut sebagai tanda kehormatan atas keberaniannya berasa di garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19.

“Seluruh tenaga kesehatan kita yang telah gugur melawan Covid-19 merupakan pahlawan kesehatan yang patut dihargai. Kita semua merasa kehilangan dan ini adalah duka mendalam bagi kita, terima kasih tak terhingga serta kehormatan setinggi-tingginya kepada yang telah gugur,” katanya dalam pernyataannya yang diterima Sulselsehat.com, Jumat (21/8/2020).

BACA:  Pembatasan Warga Keluar Masuk Soppeng Dimulai 15 Juli, Ini Syarat dan Ketentuannya

Adapun santunan yang diberikan kepada masing-masing ahli waris sebesar Rp300 juta. Selain santunan, tenaga kesehatan yang gugur juga menerima penghargaan untuk jasa yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Menkes menyampaikan duka cita mendalam serta menguatkan hati para keluarga yang ditinggalkan. Ia juga berharap santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga tenaga kesehatan yang telah meninggal dunia.

“Pada kesempatan ini saya mewakili pemerintah menyampaikan rasa duka yang mendalam serta rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan Covid-19,” ucapnya.

Pihaknya juga mengucapkan rasa terima kasih sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang telah berjuang tidak kenal lelah dalam upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

BACA:  Pemerintah Kaji Pemberlakuan Sekolah Tatap Muka, Ini Tanggapan Dokter Spesialis Anak

“Kepada para tenaga kesehatan yang telah gugur dan yang masih berjuang keras dengan dedikasi yang tinggi untuk merawat pasien didalam pandemi Covid-19 saya ucapkan terima kasih. Negara tidak akan lupa atas jasa-jasa mereka,” tegas dr Terawan.

Tak hanya penghargaan dan santunan, Menkes Terawan juga menyerahkan insentif kepada tenaga kesehatan. Mulai dari perwakilan dokter spesialis, perwakilan dokter umum, perwakilan perawat, perwakilan analis kesehatan, dan perwakilan sanitarian di masing-masing rumah sakit tersebut.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT