Kemenkes Massifkan Pemeriksaan Swab Covid-19 Melalui Mobil PCR di Seluruh Daerah

Kemenkes RI
Kemenkes RI dorong pemeriksaan swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR) virus corona atau Covid-19 agar semakin massif dengan tujuan memutus mata rantai penularan. (Foto: Kemenkes)

Makassar, SULSELSEHAT — Untuk mendorong pemeriksaan swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 secara massif demi memutus mata rantai penularan, Kementerian Kesehatan RI menyalurkan sejumlah mobil laboratorium PCR di berbagai daerah.

Termasuk di sejumlah wilayah yang masuk menjadi daerah prioritas penanganan Covid-19 nasional, salah satunya di Sulawesi Utara.

JANGAN LEWATKAN :

Dalam penyerahannya Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto didampingi Plt Direktur Jenderal Pelayanan Masyarakat Abdul Kadir dan Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan pembiayaan Kesehatan Alexander Kaliaga Ginting menyerahkan satu unit mobil laboratorium PCR.

BACA:  Perawatnya Positif Covid-19, Puskesmas Bontotiro di Bulukumba Ditutup Sementara

“Kita harapkan mobil PCR ini dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan baik sebagaimana mestinya,” tegas dr Terawan dalam pernyataannya yang diterima Sulselsehat.com, Jumat (28/8/2020).

Dengan kehadiran mobil PCR ini pun diharapkan semakin massif dalam melakukan tracing.

Sementara Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyampaikan ucapan terimakasihnya atas perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap upaya pengendalian Covid-19 di Sulawesi Utara.

“Saya atas nama masyarakat Sulawesi Utara menyampaikan terima kasih karena perhatian pusat terhadap Sulut begitu besar,” kata Olly.

Pihaknya berharap dengan hadir dan beroperasinya Mobil PCR tersebut semakin mempercepat pemerintah untuk mengendalikan penularan Covid-19. Apalagi mobil laboratorium ini dapat menjangkau kabupaten dan kota yang membutuhkan bantuan tes PCR.

BACA:  Limbah Medis Fasyankes Diharapkan Dapat Penanganan Serius

“Kita bisa melihat secara langsung hari ini kita dapat bantuan mobil laboratorium PCR untuk penanganan Covid-19 sehingga kita dapat mengetahui secara cepat, setiap kabupaten/kota yang dianggap potensi penularan dan penyebaran virusnya besar,” tutur Olly.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT