PT Bio Farma Minta Masyarakat tak Termakan Isu Hoax Terkait Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Makassar, SULSELSEHAT.COM — Sejak pemerintah mulai menjadwalkan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah di Indonesia, arus informasi terkait vaksin asal Tiongkok ini pun masif beredar terutama melalui media sosial.

Sayangnya, sejumlah informasi dipastikan merupakan hoax.

JANGAN LEWATKAN :

Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Bio Farma Bambang Herianto mengatakan, informasi hoax yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 yang akan digunakan adalah vaksin untuk uji klinik (only for clinical trial).

“Kita pastikan vaksin Covid-19 yang akan kita gunakan untuk masyarakat adalah vaksin aman karena telah memperoleh izin penggunaan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sehingga kemasannya pun akan berbeda dengan vaksin yang digunakan untuk keperluan uji klinik,” katanya, Senin (4/1/2021).

Kemasan Corovac untuk uji klinik menggunakan pre-filled syringe, atau biasa disingkat PFS, dimana kemasan dan jarum suntik berada dalam satu kemasan.

BACA:  Tenaga Kesehatan 'Dirumahkan" Ibarat Pandemi Kedua Setelah Covid-19

Sedangkan vaksin yang akan digunakan untuk program vaksinasi pemerintah dikemas dalam bentuk vial single dose dan tidak akan ada penandaan “only for clinical trial” karena telah memperoleh izin penggunaan.

Ia juga mengklarifikasi hoax terkait artikel vero cell yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, vaksin Covid-19 buatan Sinovac tidak mengandung vero cell atau sel vero, karena sel vero hanya digunakan sebagai media kultur untuk media kembang dan tumbuh virus tersebut untuk proses perbanyakan virus sebagai bahan baku vaksin.

Jika tidak mempergunakan media kultur, maka virus akan mati sehingga tidak dapat digunakan untuk pembuatan vaksin.

Setelah mendapatkan jumlah virus yang cukup, maka akan dipisahkan dari media pertumbuhan dan sel vero ini tidak akan ikut/terbawa dalam proses akhir pembuatan vaksin.

BACA:  Bertambah 154 Orang Positif Covid-19 di Sulsel, 11 Daerah Ini Jadi Lokasi Penyebaran

“Dengan demikian, pada produk akhir vaksin, sudah dapat dipastikan tidak akan lagi mengandung sel vero tersebut,” jelasnya.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang akan digunakan mengandung bahan antara lain virus yang sudah dimatikan (atau inactivated virus) dan tidak mengandung sama sekali virus hidup atau yang dilemahkan. Ini merupakan metode paling umum dalam pembuatan vaksin.

Kemudian, bahan selanjutnya adalah Alumunium Hidroksida yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan vaksin. Ada pula larutan fosfat sebagai penstabil (Stabilizer), dan larutan garam Natrium Klorida untuk memberikan kenyamanan dalam penyuntikan.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac juga tidak mengandung bahan seperti boraks, formalin, merkuri, serta tidak mengandung pengawet.

“Vaksin yang akan digunakan di masyarakat ini telah melalui tahapan pengembangan dan serangkaian uji yang ketat, sehingga terjamin kualitas, keamanan dan efektifitasnya di bawah pengawasan BPOM serta memenuhi standar internasional,” tegas Bambang.

Vaksin Covid-19 tahap 2 dari Sinovac sebanyak 1,8 juta dosis dalam bentuk produk jadi kemasan vial dosis tunggal telah tiba di Indonesia pada Kamis 31 Desember 2020, dan telah diterima di Bio Farma pada hari yang sama. Dengan demikian, jumlah vaksin Covid-19 dari Sinovac yang sudah diterima oleh Indonesia sebanyak 3 juta dosis.

BACA:  Pemprov Sulsel Siapkan 2 Lokasi Berbeda untuk Rapid Antigen Gratis

Saat ini seluruh vaksin tersebut, disimpan di tempat penyimpanan khusus di fasilitas penyimpanan Bio Farma, dengan suhu yang tetap terjaga antara 2- 8 derajat Celcius. Selain itu, serangkaian pengujian mutu, baik yang dilakukan oleh Bio Farma sendiri, maupun oleh Badan Pengawas BPOM juga telah dilakukan.

“Pengujian ini dilakukan dalam rangka menjaga kualitas dan keamanan produk vaksin agar terjamin dari mulai diproduksi sampai didistribusikan. Vaksin hanya akan digunakan untuk program vaksinasi setelah ada persetujuan penggunaan darurat yang dikeluarkan Badan POM dan bukan sebagai vaksin untuk uji klinik,” tutupnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT