Sulsel Masuk Prioritas Penanganan Covid-19 Nasional, Kemenkes Lakukan Ini

Aksi Gerakan Berbagi 1 Juta Masker
Aksi Gerakan Berbagi 1 Juta Masker yang dilakukan jajaran Kemenkes di daerah prioritas penanganan Covid-19, yang salah satunya adalah Sulawesi Selatan. (Foto: Kemenkes)

Makassar, SULSELSEHAT — Provinsi Sulawesi Selatan masuk dalam delapan daerah prioritas penanganan virus corona atau Covid-19 se-nasional.

Olehnya daerah tersebut akan menjadi titik dari program Gerakan Satu Juta Masker yang dijalankan Kementrian Kesehatan RI dalam mencegah penularan sevara massif. Program ini merupakan rangkaian dari kampanye menggunakan masker di era Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal untuk menghindari penularan Covid-19.

JANGAN LEWATKAN :

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dr Kirana Pritasari mengatakan, kampanye ini dilakukan secara bertahap.

BACA:  Bertambah 23 Pasien Positif, Kapasitas Wisata Covid-19 Tersisa 24 Kamar

Tahap pertama adalah kampanye memakai masker, tahap kedua adalah kampanye cuci tangan pakai sabun, dan tahap ketiga pihaknya akan melakukan kampanye jaga jarak.

“Ini akan dibagi secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia terutama di 8 provinsi prioritas penanganan Covid-19, yakni DKI, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima Sulselsehat.com, Jumat (28/8/2020).

Untuk pembagian masker tersebut lanjutnya, akan dilakukan di fasilitas umum, pasar, terminal dan lainnya. Dalam pembagian tersebut petugas juga diperintahkan untuk menyosialisasikan pemakaian masker yang baik dan benar.

“Maskernya harus dipakai menutupi hidung dan mulut, dan bagian tali harus dikencangkan, jangan sampai terbuka. Jangan sampai kendor,” terang dr Kirana.

BACA:  Bertambah 130 Lagi, Positif Covid-19 di Sulsel Tembus 5.214 Orang

Tak hanya itu lokasi pembagian masker ini dipilih dengan melihat potensi terjadinya penularan. Misalnya pasar dan terminal merupakan tempat dengan mobilitas warga yang tinggi dan lebih rawan terjadi penularan COVID-19.

Untuk mencegah, lanjut dr Kirana, kuncinya masyarakat semua harus berkomitmen mencegah penularan salah satunya memakai masker.

“Paling utama kita harus pakai masker agar kita terlindung dan melindungi orang lain. Gunakan masker kapan saja, dimana saja saat melakukan aktivitas apa saja,” katanya.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT