Masuk Zona Hijau Covid-19, Toraja Utara Terapkan Sekolah Tatap Muka

Ilustrasi sekolah tatap muka di tengah Covid-19
Ilustrasi sekolah tatap muka di tengah Covid-19. (Foto: Siedo.com)

Makassar, SULSELSEHAT. COM — Hingga saat ini seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan tidak ada lagi yang masuk dalam zona merah penularan virus corona atau Covid-19.

Bahkan beberapa daerah di antaranya telah masuk dalam zona hijau, seperti Toraja Utara dan Tana Toraja.

JANGAN LEWATKAN :

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah setempat telah mengeluarkan kebijakan untuk melaksanakan sekolah dengan sistem tatap muka.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, kedua sekolah yang telah melaksanakan sistem tatap muka ini selain karena telah masuk menjadi zona hijau atau aman dari penularan Covid-19. Juga dipastikan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

BACA:  Tembus 8.000, Hari Ini Kasus Baru Positif Covid-19 di Sulsel 158 Kasus

“Sudah ada yang buka, termasuk di Toraja Utara dan Tana Toraja. Makanya, bagi daerah yang sudah dianggap aman dari penyebaran Covid-19, diharapkan agar tidak mempersulit apalagi jika sudah memenuhi syarat,” ujarnya, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (10/11/2020).

Hingga saat ini, pihaknya juga masih menunggu usulan dari seluruh kepala sekolah yang ada di daerah agar dapat memulai sekolah tatap muka.

Bahkan, hal tersebut sudah dilaporkan secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo.

“Sulsel memiliki sistem yang cukup berbeda, yakni mulai dari bawah untuk keputusan memulai sekolah tatap muka,” katanya.

Intinya, dalam kebijakan ini harus melibatkan kesepakatan dari orang tua murid, pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Sulsel maupun di kabupaten/kota.

BACA:  Pembayaran Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19 akan Dipercepat

Pasalnya, sebelum melakukan kebijakan untuk melaksanakan sekolah tatap muka, Dinas Kesehatan bersama Dinas Pendidikan melakukan pengecekan kesiapan setiap sekolah, apakah dinilai layak atau tidak untuk dimulainya sekolah tatap muka.

“Ini juga sudah saya laporkan kepada Bapak Presiden RI, bahwa langkah kita tidak lagi dari atas ke bawah, tetapi kita menunggu usulan dari sekolah atas persetujuan orang tua. Kepala sekolah mengusulkan kepada kepala dinas, nanti disdik dan dinkes turun melihat protokol Covid-19 dalam rangka pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Menurut Nurdin, bila pihak dinkes dan disdik sudah begitu yakin dengan penerapan protokol kesehatannya, maka Pemprov Sulsel akan memberikan izin untuk memulai sekolah tatap muka.

BACA:  Cegah Klaster Pilkada, KPU Gowa Siapkan Bilik Khusus Pemilih Bersuhu Tubuh 37 Derajat

“Kalau ini semua kita yakinkan bahwa protokol Covid-19 dijalankan dengan baik, tentu saya akan setuju, tapi jangan tunggu dari kita untuk meminta sekolah untuk dibuka, tapi kesiapan sekolah masing-masing termasuk persetujuan orang tua. Artinya orang tua juga ikut mengawasi anaknya pergi sekolah dan pulang dia tidak kemana-mana,” tegasnya.

Ia mengimbau, agar penerapan protokol kesehatan betul-betul menjadi perhatian dalam pelaksanaan sekolah tatap muka.

Misalnya, wajib cuci tangan sebelum masuk sekolah dan kelas, wajib menggunakan masker saat berada di sekolah, terus di sekolah juga diatur jarak dengan kapasitas 50 persen dari jumlah siswa di sekolah.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT