BPBD Catat 16 Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Luwu Utara

Kondisi Pasca Banjir Bandang di Luwu Utara
Tim gabungan saat melakukan evakuasi korban banjir bandang di Luwu Utara, Selasa, 14 Juli 2020. (Foto: Tim Basarnas Makassar)

Luwu Utara, SULSELSEHAT —  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara merilis jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi pada Senin,(13/07/2020) malam kini mencapai 16 orang.

 

Kepala BPBD Luwu Utara Muslim Muchtar menjelaskan, 16 jenazah korban banjir bandang saat ini berada di RS Hikmah, RS Andi Djemma, dan Puskesmas Baebunta.

JANGAN LEWATKAN :

“Untuk puluhan warga lain yang hilang, masih dalam pencarian,” katanya kepada Sulselsehat.com, Selasa (14/7/2020).

Banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Masamba dan Meli atau Radda merendam enam kecamatan. Sementara dua kecamatan dengan kondisi paling parah yakni Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba.

BACA:  Bupati Luwu Utara: Jangan Anggap Enteng Covid-19!

Muslim menerangkan, sejak air surut, pihak Pemerintah Kabupaten Luwu Utara fokus membersihkan jalan poros yang tertutup material lumpur bercampur pasir untuk membuka akses jalan agar bisa dilintasi.

“Ini kan jalan poros Trans Sulawesi makanya harus cepat dibersihkan agar akses jalan tidak tertutup,” ujarnya.

Ia menyebutkan, akibat perisitiwa ini kerugian ditaksir mencapai triliunan rupiah lantaran sebagian besar rumah terdampak dan rusak merupakan rumah permanen. Termasuk kendaraan roda dua dan roda empat yang jumlahnya diperkirakan mencapai ribuan unit.

“Warga yang terdampak secepatnya butuh makanan siap saji, dan yang paling penting air bersih, air mineral dan obat-obatan,” katanya.

Sementara, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menambahkan, tim dan bantuan dari sejumlah daerah dan Kabupaten tetangga sudah tiba dan membantu dari semua penjuru.

Misalnya saja, tim dari Kota Palopo menangani bagian barat, tim dari Luwu Timur menangani bagian timur.

BACA:  Bertambah Lagi, Jumlah Korban Meninggal Banjir Bandang Lutra Capai 24 Orang

“Karena saat ini listrik padam total, kami harap bisa segera ditangani segera oleh pihak PLN. Demikian pula komunikasi yang terhambat bisa segera diperbaiki oleh pihak operator seluler maupun Telkom,” terang Indah.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaduratan BPDB Sulsel Ishak menyatakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulsel sudah disalurkan sejak malam tadi. Adapun bantuan yang disalurkan berupa bahan pokok dan perlengkapan seperti shelter dan alat kebersihan.

“Ada bantuan sembako 150 paket, makanan siap saji 120 paket. Shalter kit 20 paket. Hygiene kit 20 paket. Ember 100 pcs, termasuk mobil tangki,” ungkap Ishak.

Banjir Rendam Rumah Warga, Bandara, dan Tempat Ibadah

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sulsel Endro Yudo Waryono mengatakan, banjir terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba .

BACA:  Kemenkes Salurkan 1.600 APD dan PMT ke Korban Banjir Bandang Lutra

“Sungai Radda di Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, meluap membuat puluhan rumah warga dan tempat ibadah terendam air bercampur lumpur dan pasir setinggi 2 meter,” katanya.

Sementara di Kecamatan Masamba, Luwu Utara, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Masamba. Banjir yang hampir merendam semua wilayah di Masamba itu masuk hingga ke Bandara Udara Andi Djemma.

“Ini terjadi hampir bersamaan meluapnya sungai Masamba, meluber hingga Bandar Udara Andi Djemma,” jelasnya.

Tim gabungan yang berada di lokasi di dua kecamatan itu sempat mengerahkan alat berat untuk mengangkut material lumpur dan pasir yang terbawa arus sungai. Namun, harus mundur lantaran material yang menimbun jalan dan perumahan warga itu sangat tebal.

“Buldoser sempat dikerahkan, tapi mundur ditengah jalan, lumpur bercampur pasir sangat tebal,” jelasnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT