BPOM Dorong Peneliti Hasilkan Produk Herbal untuk Cegah Covid-19

Produk Herbal

Makassar, SULSELSEHAT — Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman kekayaan sumber daya alam. Hal ini sangat berpotensi besar untuk dimanfaatkan, utamanya dalam menghasilkan produk alami yang dapat digunakan dalam dunia kesehatan.

Menurut Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mayagustina Andarini, salah satunya dengan memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai produk herbal.

JANGAN LEWATKAN :

“Produk herbal memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk meningkatkan imunitas tubuh, yang penting pada masa pandemi Covid-19 ini,” katanya di sela-sela Kolokium Online yang digelar Fakultas Farmasi Unhas, Senin (27/07/2020).

BACA:  1,2 Juta Vaksin Covid-19 Masuk Indonesia, Prioritas Utama Untuk Nakes

Ia mengatakan, bahan herbal mampu untuk diolah sebagai upaya pencegahan Covid-19. Pihaknya pun sangat berharap jika para peneliti dapat melakukan uji klinis terhadap bahan herbal tersebut.

“Sayang sekali jika ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Kami sangat dukung jika para peneliti melakukan riset ini,” ujarnya.

Ada beberapa alasan sehingga peluang penelitian obat bahan alami terbuka luas. Antara lain, obat bahan alami tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengganti kekosongan ketersediaan obat kimia ataupun sebagai adjuvant dan pendamping obat kimia.

“Pengembangan produk bahan alami akan mendatangkan banyak manfaat dari berbagai sektor jika dikembangkan dengan baik. Misalnya saja dalam dunia kesehatan yang bermanfaat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, mudah didapatkan dan sedikit menimbulkan efek samping,” jelas Mayagustina.

BACA:  16 Nakes RS Unhas Positif Covid-19, Humas Unhas: Kurang APD dan Jaminan Kesehatan

Sementara, Dekan Farmasi Unhas Subehan menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi pemikiran untuk menghadapi persoalan-persoalan bangsa, termasuk terlibat dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Semenjak pandemi, tim Farmasi Unhas telah melakukan rangkaian kegiatan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, utamanya dalam melakukan edukasi masyarakat dan memberikan informasi yang dibutuhkan selama masa pandemi,” jelas Subehan.

Subehan berharap kegiatan ini bisa memberikan informasi dan tambahan wawasan kepada masyarakat terkait Covid-19. Sehingga, membantu masyarakat dalam melakukan adaptasi kehidupan baru.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT