Jadi Kelompok Rentan, Penanganan Covid-19 Kemenkes Sasar Balita dan Lansia

Ilustrasi Anak
Jadi Kelompok Rentan, Penanganan Covid-19 Kemenkes Sasar Balita dan Lansia.

Makassar, SULSELSEHAT — Gerakan Satu Juta Masker yang digalakkan Kementerian Kesehatan RI sebagai bentuk penanganan virus corona atau Covid-19 juga menyasar balita dan pengasuhnya serta lanjut usia (Lansia).

Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI Erna Mulatia mengatakan, pembagian masker yang menyasar balita dan anak-anak sebagai bentuk tindak lanjut pedoman baru organisasi kesehatan dunia. Dimana dalam pedoman tersebut balita dan anak diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

JANGAN LEWATKAN :

Termasuk pula mereka-mereka yang masuk pada fase usia lanjut. Hal ini karena kedua kelompok tersebut juga dinilai rentan terpapar Covid-19.

BACA:  136 Kasus Baru Positif Covid-19 di Sulsel, Turun Peringkat Keempat Nasional

“Kami hadir di sini untuk mendukung dan menyebarkan pesan-pesan kesehatan kepada kita semua. Harapan kami, disiplin pakai masker ini terus dilakukan dengan penuh kesadaran,” katanya dalam pernyataan yang diterima SulselSehat.com, Selasa (1/9/2020).

Ia menyebutkan, lansia dan balita merupakan kelompok rentan terpapar Covid-19. Berdasarkan data Covid-19 hingga Agustus 2020 kelompok usia balita terkonfirmasi 2,3 persen dari toral kasus dan meninggal 0,9 persen.

“Itulah sangat penting mencegah penularan pada kelompok usia balita, selain mencegah risiko kematian pada bayi dan balita juga mencegah risiko penularan kepada pengasuh atau orang disekitarnya,” ujarnya.

Sementara pada lansia, dengan daya tahan tubuh yang semakin lemah dan adanya penyakit penyerta (komorbid) menyebabkan akan semakin meningkatkan risiko para lansia terkena Covid-19, memperparah gejala bahkan dapat meningkatkan risiko kematian.

BACA:  Bantu Tangani Covid-19 di Sulsel, PT Maruki Sumbang 30.000 Masker Medis

Sebagai upaya pencegahan dan perlindungan, Kemenkes RI mendorong pihak-pihak terkait, khusus pengurus panti balita dan lansia untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan. Tak hanya kewajiban, namun kebiasaan memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak harus menjadi nilai-nilai yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan disiplin pakai masker dan menerapkan protokol kesehatan, kita saling melindungi satu dengan lainnya, karena kita tidak tahu siapakah di antara kita yang sudah tertular,” tegas Erna.

Erna menekankan bahwa di tengah situasi pandemi Covid-19 sekarang ini. Pihaknya berpesan agar selalu meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, banyak melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi perkembangan anak, istirahat cukup, dan berupaya agar tetap menjaga imun.

BACA:  Shalat Idul Adha Ditengah Pandemi Covid-19, Pemkab Gowa Siapkan Hand Sanitizer di Setiap Shaf

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT