Edukasi Pola Hidup Sehat Didorong PKK Enrekang untuk Cegah Penularan Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang Johra Muslimin Bando
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang Johra Muslimin Bando saat menjadi narasumber pada Webinar bertajuk "Peran PKK dalam Pencegahan Covid-19 di Era Adaptasi Kebiasaan Baru". (Foto: Istimewa)

Enrekang, SULSELSEHAT — Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memperkuat edukasi pola hidup sehat kepada masyarakat dalam rangka mencegah dan menekan penularan virus corona atau Covid-19.

Apalagi saat ini berdasarkan data terakhir Enrekang Tanggap Covid-19 jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 61 kasus. Di antaranya 44 pasien telah sembuh dan 7 meninggal dunia.

JANGAN LEWATKAN :

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang Johra Muslimin Bando menjelaskan, sejak pandemi terjadi, pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah-langkah pencegahan. Terutama untuk meningkatkan kapasitas ibu-ibu dalam mendukung upaya mengatasi pandemi Covid-19.

BACA:  Gelar PKM, FKep Unhas Bahas Penguatan Kesehatan Jiwa Hadapi Pandemi Covid-19

Ada beberapa program yang dilakukan, salah satunya dengan memperkuat sosialisasi kebiasaan dan pola hidup sehat, untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

“Pola hidup sehat yang kita dorong seperti menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitar, rajin mencuci tangan saat memulai dan menyelesaikan pekerjaan, terutama sebelum makan. Hal lainnya yaitu rajin berolahraga, mengkonsumsi makan bergizi dan bersih,” katanya melalui Webinar bertajuk “Peran PKK dalam Pencegahan Covid-19 di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”, Rabu (29/07/2020).

Kegiatan ini merupakan program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 104 yang berlokasi di Enrekang.

Lanjut Johra, selain melalui edukasi pola hidup sehat hal lainnya yang secara intensif didorong yakni penerapan prinsip-prinsip dalam hidup beragama, yang relevan dengan upaya hidup sehat untuk mencegah pandemi Covid-19.

BACA:  Guru TK di Palopo Positif Covid-19, Total Kasus Kini Sudah 33 Orang

Hal ini difokuskan pada penguatan perempuan dan ibu rumah tangga, sebab mereka memiliki tanggung jawab yang sama besarnya dalam membina dan mempersiapkan generasi mendatang.

“Kami juga mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan sekitarnya, seperti lahan pekarangan, untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Hal ini didorong karena kita tahu ekonomi keluarga umumnya ikut terdampak selama pandemi Covid-19 ini,” kata Johra.

Dirinya pun berharap kehadiran mahasiswa KKN Unhas dapat menjadi fasilitator untuk mendampingi dan membantu masyarakat, khususnya ibu-ibu di sekitar tempat tinggal mereka.

“Mahasiswa juga memiliki peran strategis terutama di lokasi KKN mereka dalam memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat sekitar. Apalagi di tengah pandemi saat ini, selain pola hidup sehat edukasi protokol kesehatan juga harus diperkuat,” harapnya.

BACA:  Masih Pandemi, WHO Minta Arab Saudi Tunda Haji 2020

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT