RS Wahidin Sudirohuso Makassar Dipilih Jadi Lokasi Uji Klinis Stem Cell untuk Terapi Pasien Covid-19

Suasana Kick of Meeting Uji Klinis Fase 1 DW-MSC
Suasana Kick of Meeting Uji Klinis Fase 1 DW-MSC pada Pasien Covid-19 di Auditorium Pusat Jantung Terpadu, RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. (Foto: Istimewa)

Makassar, SULSELSEHAT — Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar menjadi lokasi pelaksanaan uji klinis stem cell atau yang biasa dikenal sel punca. Dimana penggunaan sel punca akan dilakukan untuk terapi pada pasien virus corona atau Covid-19.

Keputusan tersebut pun ditetapkan setelah dilakukannya pertemuan Pelaksana Tugas Kepala Badan Litbangkes Kemenkes RI, dr. Slamet, Kepala Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr Irmansyah, dan Presiden Direktur PT. Daewoong Infion selaku sponsor kegiatan, Mr. Suh Chang Woo di Auditorium Pusat Jantung Terpadu, RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, Kamis (13/8) lalu.

JANGAN LEWATKAN :

BACA:  Akibat Covid-19, Dokter Indonesia yang Meninggal Dunia Sudah 68 Orang

“Kunjungan ini dalam rangka Kick Off Meeting dan Site Initiation Visit Penelitian Uji Klinis Stem Cell (DW-MSC) yang akan dilakukan di RSUP Wahidin Makassar Penelitian uji klinis ini dilakukan sebagai upaya pengembangan pengobatan Covid-19,” kata Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dr Khalid Saleh, kepada Sulselsehat.com, Sabtu (15/8/2020).

Menurutnya, salah satu upaya terbaru untuk terapi pasien Covid-19 ini adalah dengan pemberian stem cell. Terapi stem cell dinilai dapat mengatasi masalah gejala pernafasan akut Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) yang timbul pada pasien Covid-19

“Kami tentunya sangat bangga karena kembali diberi kepercayaan, untuk melakukan penelitian Uji Klinis Fase 1 DW-MSC pada pasien Covid-19 dimana sejak 2013 kami sudah bekerjasama dengan baik dengan Ina Respond,” terangnya.

BACA:  Paska Demonstrasi Black Lives Matter (BLM), Kasus Positif Covid-19 di AS Bertambah 250.000 Orang

Ia pun berharap, pihak rumah sakit dapat berupaya untuk memastikan bahwa uji klinis yang akan dapat berjalan dengan lancar. Sehingga tujuan akhir dapat dicapai dengan maksimal.

Sementara Perwakilan PT. Daewoong Infion Nova Angginy mengungkapkan, kerjasama ini diharapkan dapat berlanjut dengan bentuk kolaborasi yang lain.

Apalagi mengingat RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar rumah sakit rujukan di Kawasan Timur Indonesia, dengan fasilitas lengkap dan jumlah pasien yang cukup banyak sehingga untuk peluang kerjasama dalam pengembangan sistem kesehatan sangat terbuka lebar.

Dikesempatan yang sama Retna Mustika Indah selaku tim peneliti dari Ina Respond mengharapkan uji klinis ini dapat memberikan sumbangsih bagi dunia medis, terutama dalam pengobatan pasien Covid-19.

BACA:  Gubernur NA: Tenaga Medis Ikhlas Rawat Pasien Covid-19 Tanpa Pamrih

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT