Menyusui jadi Investasi Hidup Untuk Bayi, Anak dan Ibu

Ilustrasi ibu menyusui.
Ilustrasi ibu menyusui.

Makassar, SULSELSEHAT — Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr Terawan Agus Putranto menegaskan, salah satu kontributor dalam perubahan iklim dan degradasi lingkungan adalah sistem pangan dan pola konsumsi.

Sementara sebagai bentuk pengurangan emisi karbon dan penyehatan ekologi dapat dimulai dari praktek menyusui.

JANGAN LEWATKAN :

“Ini karena ASI merupakan makanan alami, selalu tersedia dan aman bagi lingkungan serta diproduksi tanpa menghasilkan polusi, limbah yang dapat menyebabkan degradasi lingkungan dan emisi gas rumah kaca,” katanya saat membuka Webinar Nasional Pekan Menyusui Sedunia 2020 yang dipantau Sulselsehat.com melalui kanal YouTube Kemenkes RI, Selasa (25/8/2020).

BACA:  2021, Enam Program Kesehatan Ini Jadi Prioritas Kemenkes RI

Menurutnya, menyusui merupakan investasi hidup bayi, anak dan ibu serta lebih menyelamatkan bumi dan isinya. Olehnya, semua pihak harus memahami pentingnya praktek menyusui dan asi ekslusif demi kelangsungan hidup anak.

“ASI ekslusif ini dapat melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Dengan kita mendorong gerakan menyusui dan asi ekslusif ini semoga memberikan manfaat untuk perbaikan lingkungan, kesehatan dan gizi anak di masa mendatang,” ujarnya.

Ketua Penyelenggara Deni Yuliani mengatakan, pekan menyusui ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang hubungan antara manusia dengan lingkungan khususnya.

“Menyusui adalah keputusan yang cerdas baik di tingkat keluarga maupun masyarakat luas. Hal ini pun harus bisa kita terus dorong,” ujarnya.

BACA:  Hadapi Covid-19, Kemenkes Anggarkan Rp 1 Triliun untuk Dokter PPDS

Untuk tahun ini Pekan Menyusui Sedunia 2020 mengangkat tema “Dukung Menyusui untuk Bumi yang Lebih Sehat“.

Karenanya, gerakan menyusui ini melibatkan organisasi, individu dan masyarakat agar menjadi momentum untuk menggerakkan masyarakat secara luas.

“Melalui gerakan ini kita juga dapat mencegah angka stunting yang dapat meningkatkan sumber daya manusia di masa mendatang,” tutupnya.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT