Kemenkes Sosialisasikan Pedoman Covid-19 Revisi ke-5 di Kabupaten Selayar

Tim Taskforce Kemenkes RI
Tim Taskforce Kemenkes RI saat melakukan kunjungan di Kabupaten Selayar. (Foto: Istimewa)

Selayar, SULSELSEHAT — Tim Taskforce Kementerian Kesehatan kembali mengunjungi Sulawesi Selatan dalam rangka mendorong penurunan angka kasus, penurunan angka kematian, dan peningkatan angka kesembuhan pasien virus corona atau Covid-19.

Kunjungan kali ini dilakukan di Kabupaten Selayar yang dipimpin langsung Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr Pattiselanno Roberth Johan, MARS. Dalam kunjungan itu pula pihaknya menyosialisasikan terkait pedoman pengendalian Covid-19 revisi ke-5.

JANGAN LEWATKAN :

dr Pattiselanno menjelaskan, dalam pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 revisi ke-5 terdapat beberapa aturan baru yang harus diketahui dan dicermati. Salah satunya terkait pemeriksaan atau screening Covid-19 yang tepat sasaran.

Dimana pasien positif Covid-19 tanpa gejala sudah tidak diwajibkan lagi untuk menjalani pemeriksaan tes Covid-19 yang kedua.

BACA:  Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Gowa Akan Evaluasi Penerapan Perbup Wajib Masker

“Tes tidak lagi dilakukan secara massal, tetapi hanya orang-orang yang bergejala kita lakukan pemeriksaan. Kemudian kontak dekatnya juga tidak semuanya dilakukan pemeriksaan. Dari revisi itu, hanya mereka yang bergejala dari kontak dekat yang kita bisa lakukan pemeriksaan,” jelasnya dalam kunjungannya, Jumat (02/10/2020).

Sementara, untuk tahapan pelacakan kontak erat atau tracing juga tidak perlu dilakukan pemeriksaan secara massal jika tidak ada gejala Covid-19 yang dialami atau dirasakan.

Kalau pun timbul gejala ringan, bisa melakukan karantina atau melakukan isolasi mandiri di rumah dengan mengubah pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Mereka yang menjalani isolasi dapat dilakukan dalam waktu 10 hari plus 3 hari tanpa gejala dan selama isolasi itu tidak menunjukan adanya gejala maka dapat dianggap atau dinyatakan telah sembuh. Namun jika merasakan gejala sedang dan berat dapat langsung mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit,” jelasnya lagi.

BACA:  Pembatasan Warga Keluar Masuk Soppeng Dimulai 15 Juli, Ini Syarat dan Ketentuannya

Pattiselanno mengatakan, bagi daerah yang telah di katakan sebagai wilayah transmisi lokal, maka seluruh masyarakatnya dianggap positif tanpa gejala sehingga perlu meningkatkan early detection dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu 3M atau memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Sekarang jika transmisinya adalah transmisi lokal, artinya semua orang harus waspada akan terjadinya penularan sehingga kita harus ketat menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Ia pun berharap, pemerintah daerah dapat terus memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan secara disiplin protokol kesehatan. Pasalnya langkah ini menjadi satu-satunya menekan terjadi penularan Covid-19 yang bisa semakin meluas.

Cek Langsung Penanganan Covid-19 di RSUD K.H. Hayyung

Tim Taskforce Kemenkes RI ini juga hadir langsung memonitoring dan mengevaluasi kesiapan dan kendala yang dihadapi dalam penanganan Covid-19 di RSUD K.H. Hayyung, Kabupaten Selayar.

BACA:  Bukan Lagi Zona Hijau, Palopo Kini Punya 28 Kasus Positif Covid-19

Direktur Utama RSUD KH. Hayyung Selayar dr Hazairin Nur mengungkapkan, saat ini pihaknya telah membentuk Tim Khusus Penanggulangan Pasien Terduga Covid-19 melalui SK Direktur RSUD Nomor 14/III/RSUD/Tahun 2020.

Ia juga menyebutkan, selama pandemi Covid-19 pihak rumah sakit telah melakukan perawatan dan isolasi sebanyak 55 pasien suspek dan 30 pasien konfirmasi. Tak hanya itu berdasarkan instruksi pemerintah kabupaten, RSUD KH. Hayyung juga memanfaatkan Puskesmas Bontoharu sebagai ruang isolasi Covid-19 sementara.

Puskesmas Bontoharu ini mempunyai ruang isolasi non tekanan negatif dengan tempat tidur (TT) yang tersedia sebanyak 14 TT. Hingga saat ini, ruang isolasi tersebut hanya terpakai 1 TT (BOR 7 persen) oleh pasien positif Covid-19 yang gejala ringan.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT