FKM Unhas Gelar Guest Lecture, Hadirkan Asisten Profesor dari Belanda

Guest Lecture FKM Unhas

Makassar, SULSELSEHAT – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) mengadakan acara Guest Lecture Epidemiology Series dalam rangka Dies Natalies FKM Unhas ke-41 pada Rabu (04/10/2023).

Mengangkat tema “Cardiovaskular Prediction Models can help to effectively prevent cardiovascular events”, kegiatan diselenggarakan secara hybrid bertempat di Aula Prof. Nur Nasry Noor FKM Unhas.

JANGAN LEWATKAN :

Hadir sebagai narasumber adalah Steven H.J. Hageman, MD., Ph.D selaku Assistant-Professor Department of Vascular Medicine University Medical Center Utrecht, Netherlands.

BACA:  Gelar Simposium Nasional Hybrid, AIPTKMI Sukses Hadirkan Ratusan Peserta

Diawali dengan sambutan pembuka oleh Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes, M.Sc.PH, Ph.D selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin yang juga sekaligus membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan narasumber untuk meluangkan waktu serta berbagi ilmu dan pengetahuan baru kepada peserta, khususnya dalam upaya meminimalisir risiko cardiovascular disease (CVD).

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber. Dalam kesempatan ini, Dr. Steven secara umum memberikan penjelasan mengenai cardiovascular disease.

Selain itu, Steven juga membeberkan model prediksi risiko yang dikembangkan untuk pengidentifikasian individu yang paling diuntungkan dari tindakan deteksi dini dan pencegahan di masa mendatang beserta dengan parameter yang digunakan.

BACA:  Mahasiswa Magang PKIP FKM Unhas Ikut dalam Kegiatan Bina Keluarga Remaja

Di akhir sesi, beliau menegaskan perlunya mengkalibrasi ulang model tersebut agar dapat digunakan secara lebih akurat pada populasi target di wilayah setempat.

Acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Dosen Departmen Epidemiologi FKM Unhas, Dian Sidik Arsyad. Pada sesi ini, para peserta terlihat antusias dalam memberikan pertanyaan terkait dengan topik materi yang dibawakan.

“Hal terpenting yang perlu kita miliki ialah data yang sangat baik yang mana tentunya berasal dari research/cohorts yang tidak kalah baik”, tutur Dian Sidik Arsyad sebagai konklusi sekaligus penutup sesi diskusi.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT