Menuju UTBK, Unhas akan Rapid Tes 4.000 Dosen

Gambar Gravatar
Ilustrasi Rapid Test
Ilustrasi Rapid Test.

Makassar, SULSELSEHAT – Mendekati momentum Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), Universitas Hasanuddin akan melakukan rapid tes di jajaran dosen sebagai upaya memutus rantai penularan virus corona atau Covid-19.

Rencananya ada 4.000 dosen yang akan menjalani rapid tes dalam waktu dekat.

“Allhamdulilah kita dapat bantuan dari Pemprov Sulsel 4.000 rapid tes tadi malam. Ini akan kita gunakan ke dosen-dosen kita. Terutama yang masuk menjadi panitia UTBK,” katanya kepada Sulselsehat.com, Kamis (25/6).

Ia menjelaskan, UTBK merupakan salah satu tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Dijadwalkan akan berlangsung pada 5 hingga 13 Juli 2020 mendatang.

“Panitianya dosen-dosen, kasihan kalau anak-anak ini mau dites dalam keadaan bagus dan sehat. Tahu-tahu ada pengawas yang tanpa gejala, jika setelah dilakukan rapid tes dan ada dosen yang misalnya positif, dia tidak boleh jadi panitia,” terangnya.

Meski demikian, dirinya berharap hasil rapid tes nantinya tidak ada dosen yang reaktif. Sehingga proses UTBK bisa berjalan dengan lancar.

“Mudah-mudahan nggak ada, kalau ada pun segera kita tangani. Jadi saya bilang, kalaupun ada yang positif itu bukan suatu aib. Bahkan itu bisa memutus mata rantai penularan. Kalau kita positif langsung diidentifikasi, ditracing jadi mencegah penularan ke orang lain. Bahkan menjadi pahlawan bagi keluarga, bagi komunitasnya,” imbuhnya.

Prof Dwia menegaskan, dengan dilakukan rapid test, maka kampus berperan serta dalam memutus mata rantai Covid-19. Sehingga dirinya pun mengajak kampus lain untuk melakukan hal yang sama. Sebab, kampus merupakan tempat berkumpul banyak orang dari berbagai tempat sehingga potensi penularan virus sangat besar terjadi.

Ia pun menyampaikan apresiasinya, sebab pemerintah provinsi sangat aktif dalam pencegahan, perawatan pasien dan penanganan Covid-19. Termasuk dengan menyiapkan alat rapid test.

“Kita bersyukur untuk itu, ini suatu upaya yang luar biasa,” ucapnya.

Selain rapid tes, Unhas mendapat bantuan alat penanganan Covid-19 dari Pemprov Sulsel, antar lain masker non-medis 3.000 buah, APD UEA 2.500 buah, masker N95 100 buah, dan Googless 1.000 buah.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT