Gandeng PD IBI dan AIPKIND, FKM Unhas Bakal Buka Prodi Kebidanan dan Profesi

Suasana penandatanganan kerjasama di FKM Unhas, Kampus Tamalanrea, Rabu (21/10). (Foto: Istimewa)
Suasana penandatanganan kerjasama di FKM Unhas, Kampus Tamalanrea, Rabu (21/10). (Foto: Istimewa)

Makassar, SULSELSEHAT — Untuk menunjang kebutuhan tenaga kebidanan di Sulawesi Selatan dan sekitarnya, Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) akan membuka program studi strata satu (S1) kebidanan dan profesi.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari kerjasama antar Unhas dan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulsel bersama Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND) Sulawesi Selatan & Barat.

JANGAN LEWATKAN :

Dekan FKM Unhas Aminuddin Syam mengatakan, FKM Unhas memiliki banyak pengalaman kerjasama dengan institusi dan perguruan tinggi lain baik program magister (S2) maupun doktor (S3).

BACA:  Seminar Nasional FKM Unhas Bahas Tarif Rawat Inap RS

Olehnya, kerjasama tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta tambahan ilmu yang dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan optimal pada masyarakat.

“Kerjasama ini tentunya akan kita tindaklanjuti secepatnya. Tentunya dengan dukungan seluruh pihak,” katanya usai melakukan penandatanganan kerjasama, di FKM Unhas, Kampus Tamalanrea, Rabu (21/10/2020).

Lanjutnya, FKM Unhas berperan dalam mengembangkan dari sisi kesehatan masyarakat, memberikan penguatan tentang bidan kesehatan masyarakat. Hal inilah yang menjadi pembeda antara alumni kebidanan pada institusi yang lain dengan kebidanan kesehatan masyarakat.

“Mereka harus dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu dan anak,” ujarnya.

Nantinya para bidan harus ditempatkan di desa-desa, sama seperti halnya dengan para sarjana kesehatan masyarakat.

BACA:  Pandemi Covid-19, Ini Jumlah Testing Ideal yang Harus Dilakukan di Sulsel

Mereka semua perlu dibekali ilmu kesehatan masyarakat yang komprehensif sehingga bidan dapat memahami apa yang merupakan kebutuhan masyarakat dalam penanganan kesehatan ibu dan anak.

Ketua PB IBI Suriani mengungkapkan, kerjasama dengan FKM Unhas ini untuk pembukaan prodi S1 kebidanan dan profesi yang sejalan dengan kiprah, prestasi dan kemajuan yang dimiliki oleh FKM Unhas.

“Ada banyak kesamaan yang dimiliki antara keilmuan kebidanan dengan keilmuan kesehatan masyarakat,” kata Suriani.

Sementara Ketua AIPKIND Nurjaqin menjelaskan, kerjasama ini merupakan langkah maju dalam pengembangan alumni dan pendidikan profesi.

Kerja sama tersebut akan menciptakan rasa tanggungjawab bagi pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian.

“Dengan mengetahui jelas batas hak dan kewajiban kedua belah pihak, mengadakan hubungan kelembagaan dan kekeluargaan antara kedua belah pihak, meningkatkan kualitas tenaga bidan dan pelayanan kebidanan bagi masyarakat, serta sebagai acuan penetapan dan kesepakatan lebih lanjut yang timbul kemudian dalam hal yang diperlukan,” kata Nurjaqin.

BACA:  Masyarakat Diminta Cerdas, DBD dan Covid-19 Miliki Gejala yang Sama

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT