Kemenkes Pastikan Kecukupan Obat dan Alat Kesehatan dalam Penanganan Covid-19

Makassar, SULSELSEHAT — Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI memastikan pemenuhan akses obat dan alat kesehatan untuk menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 akan tercukupi.

Hingga saat ini pihaknya pun telah melakukan pengadaan dan mendistribusi obat serta alat kesehatan sesuai protokol tata laksana Covid-19.

JANGAN LEWATKAN :

“Dari data terakhir pendistribusian obat telah kita lakukan ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan 746 rumah sakit rujukan penangan Covid-19,” terang Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agus Putranto dalam pernyataan resminya, Rabu (30/9/2020).

Sementar itu untuk meningkatkan akses terhadap alat-alat kesehatan yang diperlukan, pihaknya telah melakukan relaksasi perizinan menjadi one day services (ODS).

BACA:  Jadi Kelompok Rentan, Pemulung di Makassar-Gowa dapat Bantuan APD dari Pegiat Lingkungan

Hal ini mendorong peningkatan signifikan jumlah produsen, salah satunya pada produsen masker yang meningkat 707,69 persen atau dari semula 26 industri menjadi 210 industri.

Tak hanya itu, sebagai upaya pengembangan potensi dalam negeri pada pemenuhan kebutuhan alat kesehatan, khususnya rapid test & ventilator, hingga September 2020 ini terdapat 9 produk rapid test dan 12 produk ventilator produksi dalam negeri.

Kemudian, untuk menjamin mutu produk alat kesehatan di peredaran, pihaknya telah melakukan pengawasan post-market yang meliputi inspeksi sarana, pengujian produk, dan pengawasan iklan.

“Dari data terakhir sudah dilakukan inspeksi ke sarana, sampling, dan uji lab terhadap 81 produk alat pelindung diri (APD), serta pengawasan 1.163 link iklan,” terang dr Terawan.

BACA:  TGTPP Sulsel Bahas Pemberian Insentif untuk Non Nakes yang Tangani Covid-19

Ia mengatakan, Kemenkes berupaya memastikan pemenuhan kebutuhan obat penanganan Covid-19 sesuai protokol tata laksana, termasuk mengantisipasi perkembangan kasus secara nasional.

Untuk itu, pihaknya melakukan tambahan pengadaan tahap I atau memanfaatkan dana BA-BUN, serta akan melakukan tambahan pengadaan tahap II untuk kebutuhan 300.000 pasien.

“Kita harap stok yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan penanganan Covid-19 secara tepat, jumlah dan waktu,” tegasnya.

Ia mengaku, pada akhir September ini, Kemenkes RI akan menyiapkan dan mendistribusikan tiga jenis obat untuk penanganan Covid-19.

Masing-masing Favipavir, Remdesivir, dan Oseltamivir, sedangkan untuk jenis Lopinavir/Ritonavir sudah tersedia dan akan segera ditambah lagi stoknya sesuai kebutuhan.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT