Tinjau Festival Smart Vaksinasi Makassar, Jokowi Harap Capai Target

Presiden RI Joko Widodo
Presiden RI Joko Widodo (kanan) didampingi Walikota Makassar Moh. Ramadhan Pomanto (kiri) saat meninjau pelaksanaan Festival Smart Vaksinasi Makassar di Hotel Dalton Makassar, Kamis (18/3). (Foto: Istimewa)

Makassar, SULSELSEHAT.COM — Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir langsung meninjau pelaksanaan Festival Smart Vaksinasi Makassar yang digelar Pemerintah Kota Makassar di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Festival Smart Vaksinasi di hari pertama ini menyasar para petugas pelayanan publik baik di lingkungan kerja Pemkot Makassar dan lainnya, terutama kepada sejumlah guru di Kota Makassar.

JANGAN LEWATKAN :

“Setelah melihat proses vaksinasi di Tana Toraja, kali ini saya meninjau kegiatan vaksinasi yang dilakukan Pemkot Makassar kepada guru-guru sekolah,” kata Jokowi, Kamis (18/3/2021).

Menurutnya, pemberian vaksin Covid-19 kepada seluruh guru sebagai persiapan sekolah untuk melakukan uji coba pembukaan sekolah dengan sistem tatap muka terbatas yang direncanakan pada Juli 2021 mendatang.

BACA:  Belasan Tenaga Kesehatan di Wajo Terpapar Covid-19, 13 Diantaranya Dokter

“Kita harap bisa mencapai target dari total 8.000 guru yang akan vaksin. Apabila semua sudah selesai, ada uji coba tatap muka terbatas. Dari sini nanti kita evaluasi apakah bisa dilakukan tatap muka penuh pada bulan-bulan selanjutnya,” katanya lagi.

Jokowi juga mengingatkan agar proses vaksinasi dapat disukseskan bukan hanya di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi juga dilakukan di seluruh wilayah lainnya sehingga pandemi Covid-19 bisa segera teratasi.

“Saya telah perintahkan untuk secepat-cepatnya melakukan vaksinasi utamanya kepada para lansia serta petugas publik agar proses vaksinasi ini semakin hari semakin cepat dan semakin banyak sehingga kita harapkan bisa mengurangi laju penularan Covid-19,” ujarnya.

BACA:  Peta Zonasi Covid-19 Dinilai Bukan Solusi Pembukaan Sekolah Tatap Muka

Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, pada tahap pertama pelaksanaan Festival Smart Vaksinasi ini difokuskan untuk guru-guru yang ada di wilayah Kota Makassar.

“Untuk tahap pertama ini kita memberikan vaksin kepada 500 guru. Targetnya kita akan menyasar 8.000 guru baik yang ASN maupun guru honorer,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk menyukseskan kegiatan ini pihaknya melibatkan sekitar 1000 tenaga kesehatan yang terdiri dari tenaga dokter dan perawat yang ada di 47 puskesmas se-Kota Makassar.

“Ini merupakan salah satu program Makassar Recover yang tujuannya untuk pemenuhan imunitas masyarakat. Pasalnya, dengan vaksinasi yang dilakukan kepada seluruh kelompok masyarakat dinilai akan mampu menekan laju peningkatan Covid-19 di Kota Makassar, serta dapat menopang percepatan pemulihan kesehatan.

BACA:  Prof Syafri: Jika Terjadi Outbreak Covid-19, Pemprov Sulsel Siap

Danny menjelaskan, Festival Smart Vaksinasi ini akan dilakukan dengan metode sistem digital. Dimana semua vaksinator (penerima vaksin) hanya duduk di kursi mereka masing-masing, hal ini untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Selain itu para vaksinator akan di berikan screaning digital yang akan di tunjukkan ke petugas di lokasi untuk selanjutnya mendapatkan kode kursi.

“Jadi para vaksinator itu pakai sistem digital. Akan dia perlihatkan ke petugas untuk mengetahui nomor kursinya berapa. Ia juga akan di jemput ojek online jadi tidak ada kemacetan maupun kerumunan,” tegasnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT