75 Nakes Positif Covid-19 di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar

Ilustrasi tenaga kesehatan

Makassar, SULSELSEHAT — Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar menyebut hingga saat ini total tenaga kesehatan yang terpapar virus corona atau Covid-19 sebanyak 75 orang.

 

“Ini belum termasuk dengan tenaga kesehatan yang kemarin diperiksa. Kami belum tambahkan yang jelas setiap base pemeriksaan selalu saja ada yang baru,” kata Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, RSUP Wahidin Sudirohusodo, Mansyur, Kamis (2/7).

JANGAN LEWATKAN :

Ia menyebutkan, dari total yang terpapar sekitar 10 persen yang harus mendapat perawatan dokter. Sehingga mereka pun diberikan tindakan perawatan di RSUP Wahidin Sudirohusodo.

BACA:  Soal Kebijakan Swab Cito PDP Covid-19, BBLK Makassar: Kami Terima Sampel 24 Jam

Sisanya, lanjut Mansyur, mereka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing maupun di hotel yang telah disiapkan Tim Gugus Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan.

Ia mengungkapkan, dari 75 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 sekitar 80 persen yang sudah sembuh total.

“Kita tinggal tunggu waktu saja untuk semua tenaga kesehatan kita sembuh. Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada tenaga kesehatan kita yang meninggal, mudah-mudahan tidak ada,” tegasnya.

Ia mengakui, menangani pasein Covid-19 memang memiliki resiko tertular yang sangat tinggi. Itulah mengapa diperlukan alat perlindungan diri (APD) yang lengkap saat melakukan perawatan kepada pasein.

Selain itu menurut Mansyur, tenaga kesehatan yang paling berisiko tertular adalah meraka yang berkerja di luar ruangan perawatan Covid-19.

BACA:  PT Bio Farma Minta Masyarakat tak Termakan Isu Hoax Terkait Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

“Misalnya, pasein yang masuk ke rumah sakit dengan keluhan lain, seperti keluhan darah tinggi atau keluhan bedah yang lain, masukannya seakan-akan murni bukan gelaja Covid-19. Setelah di dalam walaupun sudah lewat screening yang ketat, sampai di dalam mareka baru terpapar. Ini artinya, sebelum diketahui secara laboratirik dia sudah kontak dengan tenaga kesehatan kami, yang APD nya minimal. Akhirnya dia tertularlah,” katanya.

Sementara untuk menghindari penyebaran yang besar di lingkungan tenaga kesehatan, RSUP Wahidin Sudirohusodo langsung mengambil langkah sigap untuk melakukan pemeriksaan.

“Jika yang ada seperti itu, kebijakan rumah sakit, seluruh perawat yang bertugas langsung discreneng,” ujarnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT