FK Unhas Gelar Konferensi Internasional Ilmu Kedokteran Hewan

Prof Srihadi Agungpriyono, DVM., Ph.D
Prof Srihadi Agungpriyono, DVM., Ph.D saat menyampaikan materinya terkait development of soft skills curriculum in the Indonesia veterinary education. (Foto: Chaerani)

Makassar, SULSELSEHAT — Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin melalui Departemen Ilmu Kedokteran Hewan menyelenggarakan konferensi internasional pertama bertajuk “The 1st International Veterinary Science Virtual Conference“.

 

Wakil Dekan Bidang Riset FK Unhas dr Rina Masadah mengatakan, dalam konferensi pertama pihaknya menerima sekitar 98 papers dengan berbagai topik dalam bidang kedokteran hewan. Di antaranya, anatomi hewan, fisiologi, patologi, penyakit hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.

JANGAN LEWATKAN :

“Paper-paper ini akan melalui proses review dan rencananya akan diterbitkan pada jurnal dan prosiding terindeks scopus,” katanya, Rabu (07/10/2020).

BACA:  Begini Cara Fakultas Kedokteran Peringati Dies Natalis Unhas ke-64 Tahun

Sementara, untuk tema yang diangkat pada konferensi ini adalah “Veterinary Science and Technology for One Health, Aquatic and Tropical Disease in Animals“. Pada kegiatan ini narasumber yang dilibatkan merupakan yang kompeten di bidangnya.

Mulai dari Prof Srihadi Agungpriyono, DVM., Ph.D dan Prof Deni Noviana, DVM., Ph.D., DAiCVIM dari Fakultas Kedokteran Hewan, IPB, Yasmina Arditi Paramastri DVM., M.Sc., ACLAM dari Universitas Nasional Singapura, Prof Dr. Ir. Hilal Anshari, M.Si dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unhas, Dr. Dorothy McKeegan dari niversitas Glassgow, Inggris dan Prof Osamu Kawamura, Ph.D dari Universitas Kagawa, Jepang.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan para narasumber untuk berbagi informasi dan pengetahuan tentang ilmu dan teknologi dalam dunia kedokteran hewan,” ujarnya.

BACA:  169 Lulusan FK Unhas Lakukan Pengambilan Janji, 80 Diantaranya Dokter Spesialis

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik Unhas Prof Muh. Restu, MP menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap penyelenggaraan konferensi.

Dirinya berharap konferensi ini menjadi sarana informasi penguatan jaringan dan kolaborasi diantara masing-masing universitas yang terlibat.

“Konferensi ini tentu sangat penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan seputar topik pembahasan dan didukung oleh pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing. Saya percaya, kegiatan ini akan menghasilkan ide dan gagasan yang bisa dijadikan sebagai bahan rujukan untuk disiplin ilmu terkait,” singkat Prof Restu.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT