Rakernas KKI: Dokter dan Dokter Gigi Diminta Manfaatkan Teknologi dalam Pelayanan Kesehatan

Ilustrasi layanan kedokteran.
Ilustrasi layanan kedokteran.

Jakarta, SULSELSEHAT — Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI dr. Oscar Primadi menekankan pentingnya dukungan inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam profesionalisme dokter dan dokter gigi untuk pembangunan kesehatan yang berkesinambungan dan peningkatan status kesehatan masyarakat.

“Perlunya kita mengantisipasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu dalam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat. Hanya saja di negara kita masih terbentur pada masalah akses, koneksi data maupun ketersediaan daya listrik untuk mengoptimalkan perangkat teknologi”, katanya dalam pernyataannya di sela-sela membuka Rapat Kerja Nasional Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Senin (30/11/2020).

JANGAN LEWATKAN :

Oscar menyampaikan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan adalah dengan melalui pengawalan profesionalisme tenaga Kesehatan, khususnya dalam hal ini dokter dan dokter gigi untuk dapat melindungi masyarakat.

BACA:  Atasi Kisruh Pergantian Anggota KKI, Begini Langkah Menkes Terawan

Disinilah KKI memiliki peran dan fungsi strategis dalam rangka mendukung visi dan misi Presiden RI Joko Widodo dalam mengawal mutu profesi kedokteran di Indonesia.

“Salah satu hal penting yang diperlukan dalam menjaga profesionalisme dokter dan dokter gigi adalah data registrasi yang valid,” katanya.

Hal ini lanjutnya, lantaran data mengenai dokter dan dokter gigi di Indonesia saat ini masih terfragmentasi di beberapa kementerian, lembaga dan organisasi, sehingga masih dibutuhkan upaya integrasi data untuk mendapatkan data yang lebih valid, menyeluruh dan mudah diakses.

Oscar pun menyambut baik dan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengurus KKI yang terus mengembangkan profesionalismenya sebagai suatu institusi yang mengawal profesi dokter dan dokter gigi di Indonesia melalui pengembangan pendataan profesi berbasis teknologi terkini.

BACA:  KKI Siap Tingkatkan Mutu Praktik Kedokteran Berdaya Saing Global

“Mari kita terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia. Semoga kita dapat memperkuat komitmen untuk menciptakan dan meningkatkan upaya kesehatan,” tutup dr. Oscar.

Sementara, Wakil Ketua I KKI drg. Andriani mengungkapkan l, gelaran Rakornas KKI ini bertujuan untuk meningkatkan dan menjaga profesionalisme dokter dan dokter gigi dalam melaksanakan praktik kedokteran dengan berbasis teknologi terbaru.

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran pelaksanan interoperabilitas data Surat tanda Registrasi (STR) dan Surat izin Praktik (SIP), serta kesepahaman dan komitmen para pemangku kepentingan dalam membangun interoperabilitas data STR dan SIP.

“Integrasi data STR dan SIP dalam teknologi informasi diyakini sebagai salah satu kekuatan untuk mengawal sekaligus menjaga mutu praktik kedokteran di Indonesia yang berdaya saing global,” ujarnya.

BACA:  Atasi Kisruh Pergantian Anggota KKI, Begini Langkah Menkes Terawan

Menurutnya, interoperabilitas di sini dimaksudkan untuk mengintegrasikan data STR dan SIP sehingga mempermudah pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan bagi institusi yang terkait, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan praktik kedokteran.

KKI memiliki kewenangan untuk melakukan registrasi dokter dan dokter gigi. Sedangkan kewenangan untuk memberikan izin praktik dokter dan dokter gigi diberikan kepada dinas kesehatan kabupaten/kota yang penerbitan SIP-nya dilaksanakan melalui Dinas Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PM-PTSP). STR yang diterbitkan oleh KKI menjadi dasar bagi pemberian izin praktik kedokteran

“Kita berharap adanya kesepahaman dan komitmen para pemangku kepentingan dalam membangun intergasi data STR dan SIP agar mutu praktik kedokteran mampu berdaya saing global,” tutup drg. Andriani.

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT