Vaksinasi Covid-19 untuk Pelayan Publik di Sulsel Baru Terealisasi 0,13 Persen

Vaksinasi Covid-19
Sejumlah ASN Pemprov Sulsel saat menjalani skrining vaksinasi Covid-19 di Kantor Gubernur Sulsel. (Foto: Istimewa)

Makassar, SULSELSEHAT.COM — Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatat jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan kepada kelompok masyarakat prioritas dan pelayan publik sebanyak 694.858 orang.

Dari jumlah tersebut sejak pelaksanaan pertama vaksinasi Covid-19 baru terealisasi sebanyak 905 orang atau sekitar 0,13 persen.

JANGAN LEWATKAN :

“Per 2 Maret, total yang telah divaksin baru 905 orang dari sasaran. Sementara yang tertunda sekitar 70 orang atau 0,01 persen, yang tertolak sebanyak 8 orang atau sekitar 0,001 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari, Kamis (4/3/2021).

BACA:  Update Covid-19: 130 Kasus Baru di Sulsel, 4 Meninggal Dunia

Ia menyebutkan, adanya calon penerima vaksin Covid-19 yang tertunda maupun tertolak karena mereka tidak lolos pada tahap skrining. Pasalnya ada empat pos pemeriksaan yang harus dilakukan sebelum di suntik vaksin Covid-19.

Pada pos pertama calon penerima vaksin harus lolos verifikasi pendaftaran. Pos kedua penerima vaksin melakukan skrining dan anamnase. Di pos ini calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (comorbid).

Kemudian, jika lolos pada pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin Covid-19 yang berada di pos tiga.

“Setelah disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini tujuannya untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau Kejadin Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), apakah ada efek samping atau tidak,” ujarnya.

BACA:  Tes Swab Massal Satgas Covid-19 Makassar Sasar 15.267 Warga

Ia menyebutkan, untuk jadwal vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini mulai dilakukan pada 1 Maret hingga 31 April 2021 mendatang.

Sasaran peruntukkannya kepada pelayan publik. Diantaranya guru, TNI/Polri, anggota DPRD, tokoh agama, pejabat daerah, ASN, BUMN, BUMD, Satpol PP, pedagang pasar, petugas pariwisata, organda, dan ojek online/taksi online.

Sementara, Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berharap, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik bisa berjalan lancar dan bisa mencapai target.

“Alhamdulillah, vaksinasi tahap dua untuk pelayanan publik telah dimulai. Kita berharap antusiasme dari pelayan publik untuk mensukseskan vaksinasi ini,” ungkapnya.

Langkah ini, kata dia, sebagai salah satu cara untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

BACA:  Ini 3 Poin Rekomendasi Tim Gugus Tugas Covid-19 IKA Unhas Kepada Pemerintah

Bahkan dirinya pun menjadi orang pertama yang melakukan penyuntikan vaksin di Sulsel, untuk menjadi bukti ke masyarakat tidak adanya dampak serius dengan melakukan vaksin Covid-19.

“Yang perlu diperhatikan, para penerima vaksin ini harus melalui skrining terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat baru bisa melakukan vaksin. Jangan takut divaksin,” pesannya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT