Program Makassar Recover, Pemkot Makassar Mulai Gunakan Ge-Nose

Ujicoba alat Ge-Nose
Ujicoba alat Ge-Nose kepada sejumlah jajaran ASN Pemerintah Kota Makassar. (Istimewa)

Makassar, SULSELSEHAT.COM — Pemerintah Kota Makassar terus menggalakkan program Makassar Recover. Salah satunya melalui penggunaan Ge-Nose, inovasi alat pendeteksi Covid-19 melalui hembusan nafas.

“Ge-Nose ini merupakan aplikasi baru, hadir hanya dengan menggunakan nafas yang dapat dideteksi pada tarikan nafas ketiga. Saat ingin menggunakan tidak boleh melakukan aktifitas makan minum dulu selama 30 menit sebelum pemeriksaan dilakukan,” terang Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Jumat (09/04/2021).

JANGAN LEWATKAN :

Menurutnya, penggunaan Ge-Nose ini dinilai sangat memudahkan saat melakukan pendeteksian.

BACA:  Rektor UIM Pimpin Kampanye Disiplin Pakai Masker Tangkal Covid-19

Sebab, hasilnya dapat diperoleh dengan cepat jika dibandingkan dengan pemeriksaan menggunakan Polimerase Chain Reaction (PCR).

“Jika menggunakan tes PCR hasilnya membutuhkan waktu 2 hingga 3 hari sedangkan dengan Ge-Nose sendiri hanya sekitar 5 menit hasilnya sudah bisa diketahui,” ujarnya.

Danny menyebutkan, pada penggunaan alat tersebut, Pemkot Makassar menargetkan akan menyasar 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Makassar.

Hanya saja sebagai langkah awal masih diperuntukkan bagi 500 ASN.

Selain itu, dalam penggunaannya hanya 10 unit Ge-Nose yang digunakan. Jika nanti hasil GeNose terbukti lebih akurat maka pihaknya akan menambah 153 alat untuk ditempatkan di masing-masing kelurahan.

“Ini kan kita uji coba dua aplikasi. Kita sandingkan bersama ,jadi untuk hasilnya akan diumumkan selanjutnya termasuk jika ada yang terpapar atau positif Covid-19,” ujarnya.

BACA:  Soppeng Terbitkan Perbup Wajib Masker, Warga yang Melanggar Kena Sanksi Administrasi

Baca berita terbaru SulselSehat.com langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom.

INFORMASI TERKAIT