Siapkan Masker Untuk Panitia Penyelenggara Pemilu, KPU Makassar Anggarkan 24 Milyar

Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi
Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi (Foto Imran)

Makassar, SULSELSEHAT — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar Sulawesi Selatan membutuhkan anggaran untuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) sebesar Rp 24 Milyar jelang pemilhan Walikota Makassar pada bulan Desember 2020 di tengah pandemi Covid-19.

 

Anggaran tersebut untuk pembelian masker merek Sensi bagi 22 ribu panitia penyelenggara yang terlibat dalam pemilihan serentak, seperti anggota KPU yang melakukan pendaatan di masyarakat, KPPS dan beberapa panitia penyelenggara lainnya.

JANGAN LEWATKAN :

Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi saat ditemui mengatakan bahwa anggaran Rp 24 Milyar untuk APD tersebut telah diajukan ke KPU RI kemudian diteruskan ke KPU Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA:  Bertambah 1 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Palopo Kini Sudah 32 Kasus

“Kami menganggarkan pembelian APD seperti masker merek sensi sebesar Rp 24 Milyar yang telah diajukan ke KPU RI kemudian KPU Provinsi Sulsel yang melanjutkan ke pemerintah Kota Makassar, sekarang kami lagi tunggu realisasinya, ” ujarnya kepada SulselSehat.com, Rabu (01/07/2020).

Ia menambahkan bahwa Alat Pelindung Diri sangat dibutuhkan bagi penyelenggara pemilu di Kota Makassar sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di masa pemilihan walikota dan wakil Walikota Makassar.

“Saya rasa APD ini sangat perlu bagi kami sebagai penyelenggaran pemilu sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di masa pemilihan walikota dan wakil Walikota Makassar yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020,” tambahnya.

Ia menjelaskan pula, untuk tahun ini, Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Makassar dipastikan bertambah dikarenakan adanya pembatasan orang disetiap TPS. Setiap TPS hanya diperbolehkan 500 peserta yang akan memilih.

BACA:  Positivity Rate Covid-19 Lebih Tinggi dari Nasional, Sulsel Masuk Zona Darurat

“TPS juga pasti akan bertambah, yang sebelumnya hanya 2070 TPS saja tapi sekrang bertambah menjadi 2.300 TPS karena pergerakan orang dalam TPS juga dibatasi hanya 500 orang saja,” tutupnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT