Dampak Pandemi Covid-19, RSI Faisal Makassar Terpaksa Rumahkan 157 Karyawan

RSI Faisal Makassar
RSI Faisal Makassar [Foto: IST]

Makassar, SULSELSEHAT – Kurangnya masyarakat yang datang memeriksakan kesehatannya di rumah sakit saat pandemi Covid-19 sekarang ini membuat pemasukan sejumlah rumah sakit di Kota Makassar menurun.

Kondisi tidak menyenangkan ini membuat manajemen rumah sakit terpaksa mengakhiri kontrak kerja karyawannya akibat beban gaji yang tak lagi seimbang dengan pendapatan.

JANGAN LEWATKAN :

Seperti yang terjadi di Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal di Kota Makassar. Humas RSI Faisal, Andi Aan Mustaman menjelaskan, pihak yayasan RSI Faisal telah merumahkan 157 orang karyawannya sejak Senin (08/06/2020) lalu.

BACA:  2 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Bantaeng, Total 55 Kasus Positif

“Kurangnya pasien yang berobat di rumah sakit makanya akan mempengaruhi perputaran uang sehingga pihak yayasan akhirnya memutuskan merumahkan 157 orang karyawan,” ujarnya, Rabu (10/06/2020).

Diketahui, RSI Faisal Makassar termasuk satu dari 42 rumah sakit yang ditunjuk pemerintah sebagai rumah sakit penyangga dan rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Pandemi Covid Jadi Beban Baru RS

Ketua Departemen Manajemen Rumah Sakit FKM Universitas Hasanuddin, Dr. Irwandy mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan jumlah kunjungan pasien ke RS. Hal itu dijelaskannya dalam artikel yang diterbitkan SulselSehat.com, Selasa (09/06).

Irwandy memaparkan hasil survey yang dilakukan WHO yang menemukan bahwa layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan menjadi terganggu akibat Covid-19.

BACA:  Jadi Kelompok Rentan, Ratusan Anak di Sulsel Ikut Terpapar Covid-19

“Lebih dari setengah (53%) dari negara yang disurvei mengatakan, akses dan layanan untuk pengobatan hipertensi menjadi tertunda, 49% untuk pengobatan diabetes dan komplikasi yang berhubungan dengan diabetes, 42% untuk pengobatan kanker, dan 31% untuk keadaan darurat kardiovaskular juga ikut terdampak,” paparnya.

Selain itu, layanan rehabilitasi juga telah terganggu di hampir dua pertiga (63%) negara, padahal rehabilitasi adalah kunci pemulihan yang baik bagi mereka yang telah terkena penyakit parah seperti Covid-19.

Penurunan jumlah kunjungan kemudian berdampak terhadap penurunan pendapatan operasional RS. Padahal disisi lain, biaya operasional RS semakin meningkat untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT