Libatkan Ahli Gizi, PKK Sulsel Dorong Kantin Sekolah Sehat

Ilustrasi kantin sehat.
Ilustrasi kantin sehat. PKK Sulsel mendorong agar setiap sekolah dapat membangun kantin sehat untuk mendukung pemenuhan gizi anak.

Makassar, SULSELSEHAT.COM — Pemenuhan gizi yang baik untuk anak menjadi perhatian serius Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulawesi Selatan.

Hal ini dianggap penting untuk melahirkan anak-anak yang sehat, terampil dan cerdas.

JANGAN LEWATKAN :

Untuk itu, PKK Sulsel mendorong standarisasi makanan di setiap kantin sekolah, sehingga kedepannya seluruh kantin di sekolah dipastikan menjadi kantin sehat.

“Kami menginginkan agar setiap kantin sekolah memiliki standarisasi, makanya kami menggandeng ahli gizi. Hal ini sangat penting untuk pemenuhan gizi anak-anak kita yang merupakan penerus generasi bangsa,” terang Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin, Kamis (25/2/2021).

BACA:  Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Covid-19, PKK Sulsel-USAID Jalin Kerjasama

Kantin sehat menurutnya perlu dikembangkan. Ia mengaku sangat prihatin melihat kondisi kantin sekolah saat ini, khususnya yang ada di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat yang berada dibawah tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Ada kantin yang berdekatan dengan toilet sehingga terkesan jorok, tidak dilengkapi wastafel untuk cuci tangan, dan menu-menu yang dijual di kantin juga sangat tidak sehat. Makanya kami ingin mengubah hal ini dengan membentuk kantin sehat,” tegasnya.

Lies mengungkapkan, kecerdasan anak sangat tergantung pada asupan gizi mereka. Sehingga ini harus menjadi perhatian seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah.

Iapun berharap, bisa mengadopsi sistem yang diterapkan di Jepang. Dimana pemerintah sangat concern pada asupan gizi anak-anak.

BACA:  Pandemi Covid-19, YKI Sulsel Ajak Survivor Kanker Terapkan Pola Hidup Sehat

“Apa ini bisa kita lakukan? Tentu saja bisa. Asalkan pemerintahnya mau membuat sistemnya. Kita buat sistemnya dari atas, dibawah harus ikut. Kenapa tidak kita atur menu yang dijual di kantin, paling tidak, jual makanan yang mengandung serat lebih banyak, tapi dengan harga yang terjangkau,” terangnya.

Ia mengaku telah menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan Sulsel dengan harapan rencana yang direkomendasikan tersebut bisa segera dilaksanakan.

“Ini sangat penting, karena berkaitan dengan masa depan anak-anak kita. Bagaimana anak-anak kita bisa cerdas, kalau makanannya tidak sehat,” tegas Lies.

Bunda PAUD Sulsel ini pun mendorong bagaimana implementasi kantin sehat ini dapat segera terwujud. Seluruh kantin memiliki standarisasi sebagai kantin sehat, seperti memiliki wastafel cuci tangan, kebersihan lingkungan kantin yang terjaga, hingga menu-menu yang sudah diassesment atau direskomendasikan oleh ahli gizi.

BACA:  Bunda PAUD Sulsel Rancang Metode Belajar Anak Usia Dini Agar Pahami Covid-19

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT