Bunda PAUD Sulsel Rancang Metode Belajar Anak Usia Dini Agar Pahami Covid-19

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sulawesi Selatan Lies F Nurdin.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sulawesi Selatan Lies F Nurdin.

Makassar, SULSELSEHAT – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sulawesi Selatan Lies F Nurdin menaruh perhatian penuh dalam membangun potensi kritis dan kreativitas anak usia dini, termasuk di masa pandemi virus corona atau Covid-19 ini.

 

Pasalnya menurut Lies, anak masuk dalam kategori yang rentan di masa pandemi seperti ini, terlebih mereka tidak serta-merta memahami situasi pandemi serta seluruh konsekuensi perubahan yang harus dijalankan.

JANGAN LEWATKAN :

Olehnya itu perlu upaya untuk menanamkan pemahaman melalui media yang sederhana dan menyenangkan, serta mampu menstimulasi dan mengedukasi anak mengenai pandemi Covid-19.

BACA:  Elitis Kluster Kantor vs Transmisi Lokal Covid-19

“Kami coba merancang media pembelajaran yang sederhana, menyenangkan serta mudah dipahami untuk mengedukasi anak di masa pandemi ini,” jelasnya, Selasa (23/6/2020).

Lanjut Ketua TP PKK Sulsel ini, ada empat metode pembelajaran yang rencananya akan dirancang dan dinilai tepat bagi anak. Antara lain melalui modul parenting, karya lagu, aktivitas edutaiment melalui media televisi yang dapat melibatkan guru PAUD untuk menuntun anak melakukan aktivitas kreatif selama di berada di rumah.

Dari proses pembelajaran yang dirancang tujuannya anak-anak akan mengerti tentang Covid-19, apa yang harus dilakukan dalam menghadapi pandemi dan lainnya.

“Kami bersama tim Bunda PAUD Sulsel membuat modul parenting yang berguna di masa pandemi untuk orangtua, juga akan membuat cipta karya lagu anak. Pada pembelajaran ini kita akan mengajar anak melalui lagu kita sosialisasikan protokol kesehatan seperti kebiasaan cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak kepada anak-anak,” jelasnya.

BACA:  4 Pasar Tradisional di Makassar Digodok Sebagai Percontohan Penerapan Protokol Kesehatan

Dirinya pun berharap program ini diharapkan mampu memberi stimulus yang positif kepada anak, membantu orang tua memberi pemahaman kepada anak, serta mengisi waktu luang anak selama di rumah dengan kegiatan kreatif.

“Anak-anak pasti bertanya kenapa mereka di rumah terus, ini kan harus dikasi pengertian, inilah kami mengedukasi melalui bacaan bergambar, lagu, serta aktivitas yang membantu motorik dan stimulus serta daya kreatif mereka selama di rumah,” tutupnya.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT