Angka Rt Covid-19 Sulsel Melandai, Prof Ridwan: Positifity Rate juga Harus Ditekan

Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin Prof Ridwan Amiruddin
Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin Prof Ridwan Amiruddin

Makassar, SULSELSEHAT.COM — Penurunan kasus virus corona atau Covid-19 di Sulawesi Selatan terlihat dari angka kasus reproduksi efektif (Rt) yang juga mulai melandai. Pada Selasa, 16 Maret 2021 berada di angka 0,77 persen.

Ketua Tim Konsultan Satgas Covid-19 Sulsel Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, kondisi penularan Covid-19 saat ini sudah memperlihatkan hal yang menggembirakan.

JANGAN LEWATKAN :

Pasalnya dalam sepekan terakhir pertumbuhan kasus baru Covid-19 mampu dikendalikan dengan baik.

“Angka Rt kita saat kurang dari 1 dalam sepekan, tentu ini menggembirakan. Meski demikian kita jangan lengah, penanganan maksimal, termasuk melalui vaksinasi harus terus gencar dilakukan,” katanya, Rabu (17/03/2021).

BACA:  Soppeng Catat 1 Kasus Baru Covid-19, Perbatasan Kini Dijaga Ketat

Meski demikian, menurut Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin ini, indikator penting yang masih perlu ditangani dengan serius adalah bagaimana menurunkan angka positifity ratenya.

“Angka positif ratenya masih sekitar 13 persen, ini harus kita turunkan ke 5 persen dengan peningkatan kemampuan tracing surveillance dan testing,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jika angka positifity rate sudah dapat dikendalikan secara maksimal atau berada pada angka 5 persen. Maka dipastikan kasus penularan Covid-19 dapat dikendalikan.

Menurunnya angka Rt hingga kasus penularan juga mempengaruhi berkurangnya penggunaan tempat tidur pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit. Berdasarkan data yang ada pengurangan tempat tidur di beberapa rumah sakit penanganan pasien Covid-19 sekitar 30 persen.

BACA:  Kadisnaker Makassar Positif Covid-19, Seluruh Staf dan Pegawai Diminta Tes Swab

“Angka kasus aktif saat ini sekitar 5 persen, kemudian angka kesembuhaan mencapai 93 persen. Ini indikator yang baik dalam penangan Covid-19 di Sulsel, mulai dari disiplin menerapkan protokol kesehatan maupun menyukseskan kegiatan vaksinasi,” sebut Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas ini.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel Husni Thamrin mengatakan, kasus penyebaran Covid-19 saat ini sudah sangat terkendali bahkan angka RT nya dibawah 1 persen selama 7 hari berturut-turut.

“Dengan kondisi ini artinya satu orang penderita tidak lagi menular satu orang,” katanya.

Ia pun berharap, kondisi tersebut dapat terus dipertahankan. Bahkan semakin diturunkan, hingga kondisi penularan Covid-19 betul-betul terkendali.

“Jika kita tetap patuh menerapkan protokol kesehatan , termasuk menggunakan masker serta mengikuti program pemerintah yakni vaksinasi. Maka kita optimis angka kasus Covid-19 di Sulsel akan cepat menurun dan terkendali, sehingga pandemi Covid-19 dapat berakhir,” harapnya.

BACA:  Ihwal Suket Bebas Covid-19, Sakka Pati: Kurang Efektif, Seharusnya PSBB Jilid Ketiga!

Kordinator Duta Wisata Covid-19 Sulsel ini menyebutkan, hingga saat ini pasien yang menjalani perawatan melalui program Wisata Duta Covid-19 sebanyak 13.816 pasien, kemudian pasien yang selesai dirawat sebanyak 13.540, pasien dirujuk ke rumah sakit sebanyak 162 orang dan pasien sembuh sebanyak 13.378 orang.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT