Puskesmas Pallangga Simulasi Vaksinasi Covid-19, 115 Tenaga Kesehatan Telah Terdaftar

Proses simulasi vaksinasi Covid-19
Proses simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Puskesmas Pallangga, di Halaman Puskesmas, Jumat (8/1) kemarin. (Foto: Istimewa)

Gowa, SULSELSEHAT.COM — Puskesmas Pallangga mulai melakukan simulasi pelaksanaan vaksinasi virus corona atau Covid-19.

Kepala Pusksesmas Pallangga dr Tri Oktaviani mengungkapkan, khusus di wilayah Puskesmas Pallangga sebanyak 115 orang yang telah didaftarkan dan mengaku siap menjadi yang pertama dalam pelaksanaan vaksin ini.

JANGAN LEWATKAN :

“Ada 115 nakes kita dimana 55 tenaga ASN dan 60 non ASN. Semua sudah kita daftarkan dan siap berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19,” ungkapnya, Sabtu (9/1/2021).

Ia berharap vaksin ini bisa bermanfaat bagi seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja hingga saat ini dalam penanganan Covid-19. Apalagi tren penularan Covid-19 ini pertumbuhannya sangat meningkat terlebih di Kecamatan Pallangga dan Somba Opu.

BACA:  Dinyatakan Sembuh, Plt Kadinkes Sinjai: Covid-19 Itu Nyata Adanya!

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dr Gaffar mengatakan, pemberian vaksin ini akan dilakukan secara bertahap. Khusus tahap pertama ini diperuntukkan bagi 2.155 tenaga kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa.

“Sesuai arahan pusat untuk tahap ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan kita dan jatah Kabupaten Gowa ada 2.155 dosis vaksin. Setelah semua tenaga kesehatan kira vaksin baru kita berikan ke masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan serentak dilaksanakan pada 15 Januari hingga Februari 2021 mendatang di seluruh kabupaten/kota.

“Pelaksanaan setiap harinya akan dibatasi. Misalnya hari ini dilakukan vaksin kepada sepertiga dari lokasi tersebut nanti dua hari kemudian baru dilakukan kembali bagi yang belum,” jelasnya.

BACA:  Bupati Luwu Utara: Jangan Anggap Enteng Covid-19!

Adapun prosedur pelaksanaan vaksin yakni pendaftaran atau pencocokan data/list yang sudah terdaftar sekaligus pengukuran suhu tubuh, kemudian screening untuk mengetahui adakah kontradiksi yang dimiliki atau gejala-gejala lain seperti riwayat penyakit, selanjutnya tindakan vaksin di lengan kiri peserta dan observasi atau keluhan yang dirasakan setelah tindakan tadi.

“Prosedur ini sesuai modul dari kementerian nantinya setelah selesai akan ada kartu penanda bahwa peserta ini telah melakukan vaksin,” terang dr Gaffar.

Vaksin Sinovac merupakan vaksin buatan China yang telah diuji klinis oleh PT Bio Farma. Vaksin dari China ini dinyatakan sebagai salah satu vaksin yang dari sisi mutu sudah diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

BACA:  Kemenkes Uji Sel Punca untuk Terapi Pasien Covid-19

PT. Bio Farma menerangkan vaksin tersebut mengandung sejumlah elemen untuk menangkal masuknya virus Corona di dalam tubuh, seperti kandungan yang ada di dalam vaksin tersebut berupa virus yang sudah dimatikan, aluminium hidroksida, larutan fosfat hingga larutan garam atau natrium klorida.

Baca berita terbaru SulselSehat langsung di email Anda, klik di sini untuk daftar gratis. Jangan lupa ikuti kami melalui Facebook @sulselsehatcom. Mau terbitkan rilis berita atau artikel opini di SulselSehat? Kirim ke email: redaksisulselsehat@gmail.com.

INFORMASI TERKAIT